Gempa M 7,4 di Kolombia Menewaskan 265 Orang

Share

Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) pagi dilaporkan terus melonjak hingga mencapai 265 orang. Dampak guncangan menghancurkan kawasan penghasil kopi, mencakup permukiman warga, gedung apartemen, fasilitas pendidikan, hingga infrastruktur kesehatan.

Angka pembaruan korban meninggal dunia tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella, sebagaimana dilansir dari Detikcom via AFP pada Kamis (13/8/2026). Dalam keterangannya, pihak pemerintah berkomitmen penuh untuk mengatasi situasi tanggap darurat yang melanda wilayahnya.

"Kami akan melakukan apa yang diperlukan," kata Abelardo de la Espriella, Presiden Kolombia.

Ia menekankan tekad seluruh elemen masyarakat untuk bangkit kembali setelah diterjang bencana dahsyat tersebut.

"Bangkit kembali sebagai sebuah negara dan sebagai sebuah masyarakat," tambahnya.

Proses pencarian dan penyelamatan korban dilakukan secara masif di beberapa kota terparah. Tim penyelamat bekerja tanpa henti sepanjang malam dengan mengerahkan alat berat berupa derek dan ekskavator, serta membongkar material reruntuhan menggunakan tangan kosong demi mengevakuasi warga yang terjebak.

Kondisi memprihatinkan juga terlihat di Kota Cali, di mana sebagian rumah dan blok apartemen warga hancur total. Warga terpaksa berkumpul di area jalanan, memasak di luar ruangan, serta mengumpulkan barang-barang tersisa yang masih dapat digunakan.

Fasilitas umum di Cali turut lumpuh setelah salah satu rumah sakit setempat mengalami kerusakan struktural parah. Beberapa lantai teratas bangunan rumah sakit tersebut runtuh, termasuk ruangan yang difungsikan khusus untuk area perawatan anak-anak.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author