Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 188 Orang dan Melukai Ribuan Warga

Share

Dua gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu malam waktu setempat hingga menyebabkan 188 orang meninggal dunia dan proses evakuasi korban tertimbun masih terus berjalan.

Jumlah korban jiwa terbaru tersebut diumumkan oleh Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez, sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui laporan AFP pada Jumat (26/6/2026). Rodriguez menambahkan bahwa bencana tersebut juga mengakibatkan 1.520 orang mengalami luka-luka di tengah guncangan gempa susulan yang masih terasa hingga Kamis waktu setempat.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat kedua gempa utama tersebut terjadi dalam selang waktu hanya satu menit. Wilayah negara bagian La Guaira di sebelah utara Caracas menjadi daerah yang mengalami kerusakan paling parah akibat bencana ini.

Kondisi darurat di lokasi runtuhnya bangunan di La Guaira memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan korban selamat di antara puing-puing bangunan meskipun terhambat oleh keterbatasan peralatan medis dan evakuasi.

"Ada satu titik di mana seorang wanita muda bernama Jennifer, yang tinggal di lantai 11, menyahut panggilan saya. Namun, kami tidak memiliki peralatan apa pun; kami tidak punya cara untuk menolongnya," ucap Antonio Bermudez, seorang warga setempat.

Bermudez juga menyaksikan keputusasaan warga lainnya, termasuk seorang ayah dan anak yang berupaya membongkar beton menggunakan linggis demi menyelamatkan anggota keluarga mereka yang terjebak di area lain.

"Mereka masih hidup… tidak ada lagi yang bisa kami lakukan. Kami meminta mereka untuk tidak memaksakan suara dan mengatur napas pendek-pendek, dengan harapan setidaknya ketiga orang yang terjebak di sana bisa diselamatkan."

Situasi pascabencana di kota pesisir tersebut kian memburuk akibat terjadinya aksi penjarahan supermarket, pemadaman aliran listrik total, serta banyaknya warga yang terpaksa bermalam di jalanan.

"Kami bersyukur kepada Tuhan bahwa… kami masih hidup, namun ada orang-orang yang sedang menderita saat ini karena anggota keluarga mereka terjebak di bawah reruntuhan atau tertimpa bangunan, tanpa bisa dikeluarkan," ujar Yilsmaris Blanco, seorang warga setempat.

Hingga saat ini, tawaran bantuan kemanusiaan serta tim penyelamat dari berbagai pihak dilaporkan terus berdatangan untuk membantu penanganan dampak gempa di Venezuela.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author