Garuda Indonesia dan InJourney Sediakan 170.845 Tiket Gratis Wisman
Garuda Indonesia bersama InJourney menyediakan 170.845 tiket penerbangan domestik gratis bagi wisatawan mancanegara guna mendongkrak kunjungan ke berbagai destinasi wisata, sebagaimana dilansir dari Detik Travel pada Selasa (11/8/2026).
Kementerian Pariwisata menyambut baik inisiatif tersebut karena dinilai efektif memperluas sebaran wisatawan luar negeri ke seluruh wilayah Indonesia. Langkah strategis ini memanfaatkan jaringan penerbangan maskapai nasional yang terhubung langsung dengan 10 Destinasi Prioritas dari Jakarta.
Pasar utama seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Tiongkok, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, dan Australia diproyeksikan menjadi penyumbang terbesar. Kawasan Asia dan Australia dipilih karena dinilai memiliki stabilitas pasar yang tidak terdampak gejolak geopolitik Timur Tengah.
"Malaysia, Singapura, Thailand, Tiongkok, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, dan Australia itu merupakan memang sumber pasar utama pariwisata Indonesia. Dan kebetulan pasar-pasar ini tidak terpengaruh oleh geopolitik yang terjadi di Timur Tengah," kata Dedi Ahmad Kurnia, Asisten Deputi Pemasaran Mancanegara I Kemenpar.
Kemudahan aksesibilitas penerbangan domestik ini diharapkan mampu mendorong minat wisatawan asing dalam menjelajahi berbagai wilayah nusantara secara lebih luas.
"Nah kemudian, kebetulan yang menariknya lagi adalah bahwa kita ada program 10 Destinasi Prioritas dan Garuda dari Jakarta terutama, terbang ke hampir seluruh 10 destinasi itu," lanjut Dedi Ahmad Kurnia, Asisten Deputi Pemasaran Mancanegara I Kemenpar.
Program penawaran tiket tambahan ini dirancang untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata nasional di tingkat global.
"Jadi memang program ini kita lihat sebagai sebuah langkan strategis dan juga langkah jitu untuk meningkatkan competitiveness destinasi-destinasi ini. Karena wisatawan yang datang ke Indonesia sekarang bisa langsung, seperti tagline 'Discover More Indonesia' dengan free add-on domestic ini," ucap Dedi Ahmad Kurnia, Asisten Deputi Pemasaran Mancanegara I Kemenpar.
Pihak maskapai menjelaskan bahwa pemberian stimulus tiket gratis difokuskan untuk menarik wisatawan internasional agar tidak hanya terpusat di wilayah Jakarta dan Bali. Kebijakan ini diharapkan memberikan dampak ekonomi berganda bagi daerah.
"Program ini memang kami fokuskan untuk menghadirkan para traveler dari internasional ke Indonesia yang akan kembali lagi ke negaranya. Stimulus ini harapannya adalah bukan hanya meningkatkan jumlah penumpang Garuda Indonesia dari internasional, tapi juga nantinya akan menambahkan economic scale yang ada di domestik kita," ungkap Rina Eka Putri, Group Head Marketing Garuda Indonesia.
Selain memperluas pemerataan destinasi, program kolaborasi ini juga menargetkan peningkatan durasi kunjungan para pelancong asing selama berada di tanah air.
"Bagi InJourney itu tolak ukur yang penting atau keberhasilan pariwisata itu tidak hanya dilihat dari berapa banyak wisatawan yang datang ke Indonesia. Tetapi kita melihatnya adalah yang lebih penting lagi adalah berapa lama sih mereka tinggal di Indonesia," jelas Yudhistira Setiawan, SVP Corporate Secretary InJourney.