Ganjar Tegaskan PDIP Tidak Masuk Koalisi Pemerintah Prabowo
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menegaskan bahwa meskipun PDIP memiliki cita-cita yang sama dengan pemerintah, partainya tidak bergabung dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran.
Ganjar menjelaskan bahwa seluruh kekuatan politik memiliki tanggung jawab menjaga bangsa dan menjalankan amanat UUD 1945, tetapi kesamaan cita-cita tidak berarti partai harus berada dalam satu barisan pemerintahan.
Menurut Ganjar, dalam sistem demokrasi, pembagian peran antara pemerintah dan kekuatan penyeimbang merupakan mekanisme sehat untuk menjamin checks and balances dan mencegah kekuasaan mutlak.
"Posisi PDI Perjuangan hari ini sudah jelas. Kami menghormati Presiden sebagai kepala pemerintahan yang memperoleh mandat rakyat, tetapi kami juga akan menjalankan fungsi kontrol secara konsisten," ujar Ganjar.
Ganjar menambahkan bahwa kritik yang disampaikan PDIP bertujuan menjaga kebijakan agar tetap berada dalam koridor konstitusi dan berpihak kepada rakyat, bukan untuk menjatuhkan pemerintah.
"Soal dinamika politik ke depan, biarlah waktu yang menjawab," kata Ganjar sambil menegaskan sikap politik PDIP tidak dipengaruhi rayuan kekuasaan atau jabatan, melainkan oleh kepentingan rakyat dan komitmen menjaga demokrasi.
Ketua DPP PDIP lainnya, Deddy Sitorus, menyatakan bahwa apa yang dikatakan Prabowo benar mengenai banyaknya kesamaan pandangan PDIP dengan pemerintah, terutama dalam pemberantasan gizi buruk dan isu sosial lainnya.
Meski memiliki visi yang sama, Deddy menegaskan PDIP tetap berada di luar koalisi pemerintah agar mampu memberikan masukan kritis terhadap program pemerintah agar berjalan efektif dan efisien.
"Posisi terbaik dalam mendukung berbagai program tersebut hanya akan efektif jika PDI Perjuangan berdiri di luar pemerintahan sebagai kekuatan penyeimbang," ujar Deddy.
Deddy menegaskan bahwa PDIP tidak dapat memberikan masukan kritis jika bergabung dalam kabinet, tetapi juga tidak akan bersikap berseberangan total terhadap pemerintah.
"Terhadap semua kebijakan dan program yang baik kami akan selalu bersama Pemerintah. Tetapi terhadap hal-hal yang berbeda kami akan selalu mengingatkan dan menyampaikan kritik," tambah Deddy.
Sebelumnya, Prabowo Subianto menyatakan bahwa PDIP memiliki hati yang sama dengan pemerintah dan menganggap perbedaan politik adalah hal biasa dalam kompetisi demokrasi.
"PDIP juga sebetulnya hatinya sama dengan kita, benar, coba cek, digali hatinya. Sebetulnya sama," kata Prabowo saat pidato di acara Harlah ke-28 PKB di Jakarta.