Gabe Newell Debat dengan Pengacara Valve Terkait Game Dewasa di Steam

Share

Platform Steam yang dimiliki oleh Gabe Newell atau biasa dikenal sebagai Gaben terus berupaya menyediakan layanan terbaik bagi para gamer. Layanan pembelian game yang sangat populer ini mendistribusikan berbagai jenis permainan, termasuk game berkategori dewasa.

Sebuah cerita menarik terungkap mengenai internal perusahaan tersebut. Dilansir dari Gamebrott, Gaben dikabarkan pernah terlibat perdebatan sengit dengan salah satu pengacara perusahaan Valve mengenai keberadaan game dewasa di Steam.

Laporan dari Bloomberg membahas mengenai beberapa detail perusahaan Valve yang menghadapi banyak masalah tuntutan dari berbagai pihak. Informasi yang tidak biasa ini terungkap melalui sebuah dokumen internal milik perusahaan.

Dalam dokumen tersebut diklaim pernah terjadi perdebatan di Valve antara Gabe Newell dengan tim pengacara perusahaan. Perdebatan ini berfokus pada moderasi terhadap game-game dewasa yang ada di Steam. Dalam perselisihan tersebut, Gaben tampak marah dengan ide yang diajukan oleh pengacaranya.

Gaben Tolak Sensor Demi Konsumen

Gabe Newell mempertanyakan balik logika pengacara tersebut mengenai opini yang diberikan terhadap kebijakan game dewasa di Steam. Menurut Gaben, melakukan sensor atau membatasi game-game seperti itu hanya akan membuat Valve terlihat buruk dan inkonsisten.

Langkah pembatasan dinilai akan memberikan citra negatif di mata publik, terlebih bagi para gamer yang menjadi konsumen utama mereka. Laporan dari dokumen internal ini memberikan pemahaman tentang alasan Steam masih mendistribusikan game dewasa.

Steam sendiri telah menyediakan fitur tombol untuk mematikan atau menyortir game dewasa melalui fitur Safe Search. Selama ini, kebijakan Valve dalam melakukan pemblokiran terhadap video game di Steam lebih sering mengacu pada produk yang masuk kategori ilegal.

Meskipun beberapa game dewasa tetap lolos di Steam, pihak developer atau publisher wajib mengikuti aturan dan kebijakan dari Valve. Aturan ini harus dipenuhi agar produk mereka dapat didistribusikan pada platform tersebut.

Contoh produk yang baru saja dihapus dari Steam adalah Beyond the Dark dan PirateFi karena memiliki malware di dalamnya. Selain itu, game berjudul Horse juga terkena blokir di Steam dan Epic Games karena memiliki elemen yang melebihi batas aturan dalam game horor.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author