Fenomena Gerhana Matahari Total Berlangsung 12 Agustus 2026
Fenomena Gerhana Matahari Total dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026 di Belahan Bumi Utara. Masyarakat di wilayah Indonesia dapat memantau seluruh proses terjadinya peristiwa astronomi langka ini secara daring melalui siaran langsung yang disediakan oleh NASA.
Siaran langsung pengamatan antariksa tersebut ditayangkan oleh NASA Live mulai pukul 13.15 Eastern Daylight Time (EDT) pada 12 Agustus 2026. Penayangan ini setara dengan Kamis, 13 Agustus 2026 dini hari pukul 00.15 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Jalur puncak totalitas fenomena astronomi ini membentang melintasi wilayah Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, Spanyol, serta sebagian kecil Portugal. Kawasan yang dilintasi piringan pusat bakal mengalami kondisi gelap gulita selama beberapa menit saat Bulan menutupi Matahari sepenuhnya.
Sementara itu, wilayah yang lebih luas meliputi bagian utara Amerika Serikat, Kanada, sebagian besar Eropa, hingga Afrika barat laut hanya akan mendapati fenomena berupa gerhana matahari sebagian. Sejumlah kawasan barat Eropa dan Afrika bahkan disuguhi pemandangan matahari terbenam unik dalam kondisi piringan Matahari yang masih tertutup sebagian oleh Bulan.
Berdasarkan informasi resmi NASA, peristiwa astronomi ini terjadi ketika posisi Bulan melintas tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga membayangkan bayangan ke permukaan Bumi. Kondisi penyejajaran ketiga benda langit ini tergolong jarang terjadi dan umumnya berlangsung dua kali dalam setahun yang dikenal sebagai musim gerhana.