Federico Chiesa Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Perpisahan dengan Juventus

Share

Winger tim nasional Italia, Federico Chiesa, akhirnya membuka suara mengenai kepergiannya dari Juventus pada awal musim 2024/2025.

Pemain berusia 28 tahun tersebut bergabung dengan Liverpool setelah dilepas oleh Juventus dengan nilai transfer mencapai 12 juta euro.

Dikutip dari Bola, Federico Chiesa menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk meninggalkan Turin.

Pernyataan ini sekaligus membantah spekulasi yang menyebutkan bahwa tuntutan gaji tinggi menjadi alasan utama kegagalan negosiasi kontrak barunya.

Dalam wawancara bersama Gazzetta dello Sport, Federico Chiesa menjelaskan bahwa manajemen klub tidak pernah menyodorkan penawaran perpanjangan masa bakti.

Menurutnya, keputusan untuk mengakhiri kerja sama tersebut murni berasal dari kebijakan manajemen klub berjuluk Si Nyonya Tua.

"Juventus selalu ada di hati saya dan saya ingin kembali suatu hari nanti," kata Chiesa.

"Saya tidak pernah membicarakan uang dengan Juventus dan saya tidak akan pernah melakukannya," imbuhnya.

Penjelasan tersebut memberikan sudut pandang baru yang berbeda dari rumor finansial yang beredar luas di media saat proses transfer berlangsung.

Sebelum didera cedera lutut parah, Federico Chiesa merupakan pilar penting dalam skema permainan Juventus.

"Saya ingin tetap bertahan bersama Juventus," ujar Chiesa.

"Saya tidak akan pernah pergi atas keinginan sendiri," tegasnya.

Mantan pemain Fiorentina ini kembali meyakinkan publik bahwa pembicaraan mengenai nominal kontrak baru bahkan belum pernah dimulai.

"Juga sempat dikatakan bahwa saya meminta banyak uang, tetapi kenyataannya berbeda. Saya tidak pernah menerima tawaran perpanjangan kontrak. Kami bahkan tidak pernah membicarakanya," ungkapnya.

Federico Chiesa membeberkan bahwa masa depannya di Turin sudah ditentukan secara sepihak oleh manajemen dan tim pelatih.

"Cristiano Giuntoli dan Thiago Motta mengatakan kepada saya, 'Fede, kami tidak membutuhkanmu, carilah klub baru'."

Meski harus menyudahi karier di Juventus dengan cara yang tidak diinginkan, ia mengaku beruntung bisa memulai lembaran baru di kompetisi Premier League.

"Semuanya berjalan baik untuk saya. Saya memulai kembali di salah satu dari lima klub terbaik di dunia, Liverpool."

Di sisi lain, Federico Chiesa tetap menaruh rasa hormat dan memberikan dukungan kepada para pemain muda yang kini membela Juventus.

Secara khusus, ia memuji kualitas Kenan Yildiz yang saat ini dipercaya mengenakan nomor punggung ikonik 10.

"Kami menyadari bakatnya sejak sesi latihan pertama," kata Chiesa.

"Sekarang giliran dia. Dia bisa menjadi pemain top," sanjungnya.

Ia juga menganggap pemain muda asal Turki tersebut sudah sangat layak mengemban tanggung jawab besar sebagai suksesor nomor punggung keramat di Juventus.

"Dia mengenakan nomor 10 dengan baik, tetapi saya juga pernah melihat nomor itu di pundak Dybala."

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author