Farih Muhammad Lulusan Binus University Torehkan Prestasi di Lima Negara
Masa perkuliahan menjadi kesempatan emas untuk memperluas pengalaman serta mengembangkan kapasitas diri, bukan sekadar mengejar nilai akademik semata. Prinsip ini dibuktikan oleh Farih Muhammad yang sukses mengukir prestasi hingga kancah internasional selama menempuh studi. Pemuda yang baru saja lulus dari Binus University angkatan 2026 ini tercatat telah mengunjungi lima negara.
Dikutip dari Detikcom, perjalanan tersebut ia lakukan demi mengikuti berbagai program kampus serta kompetisi bergengsi. Farih yang mengambil jurusan Global Class Computer Science memulai kiprah internasionalnya sejak tahun pertama kuliah. Saat itu, ia mengikuti Apple Developer Academy iOS Foundation Program di Italia sekaligus dipercaya sebagai Freshmen Leader.
Ketertarikan besar pada bidang komputer mendorongnya untuk terus berkembang melalui eksposur global. Farih kemudian terpilih menjadi Computer Science Delegate di NUS Business Summer School yang bertempat di Singapura.
Kiprahnya berlanjut dengan menyabet penghargaan Most Outstanding Project Award pada ajang Huawei Developer Competition APAC 2025 di Hong Kong. Selain kompetisi, ia juga terlibat sebagai volunteer dalam gelaran FIFA World Cup 2022 di Qatar. Pengalaman internasionalnya ditutup dengan mengikuti Research Mobility di KU Leuven, Belgia. Kampus tersebut dikenal sebagai salah satu dari sepuluh universitas riset terbaik di dunia.
Lulus Cepat dan Tips Manajemen Waktu
Meski memiliki jadwal aktivitas internasional yang padat, Farih tetap mampu menyelesaikan kuliahnya dalam waktu 3,5 tahun. Berkat capaian tersebut, ia mendapatkan rekomendasi langsung dari Deputy Head of School of Computer Science untuk program riset di Belgia.
Farih mengungkapkan bahwa kedisiplinan dan pengelolaan waktu yang baik menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan membagi waktu. Ia selalu berusaha konsisten menuntaskan tanggung jawab secara mandiri tanpa harus menunggu tekanan dari orang lain.
"Sejujurnya, bagian tersulit adalah tetap datang dan menjalani setiap hari ketika tidak ada tenggat waktu, tidak ada tekanan hanya dirimu sendiri dan keputusan untuk terus melangkah. Kesempatan tidak akan menunggu sampai kamu siap. Kamu harus sudah bergerak ketika kesempatan itu datang," tuturnya dikutip dari laman Binus University, Jumat (26/6/2026).