Tim Relawan Evakuasi Pendaki Berbobot 145 Kilogram di Gunung Gede

Share

Tim relawan mengevakuasi seorang pendaki asal Bekasi bernama Roby yang mengalami keram kaki di Pos 3 Buntut Lutung, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango via Gunung Putri pada Minggu (28/6/2026). Proses evakuasi berjalan dramatis karena bobot tubuh pendaki mencapai 145 kilogram, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Kondisi fisik korban yang mengalami mati rasa membuat ia sama sekali tidak dapat menggerakkan kaki ataupun melanjutkan perjalanan. Karena jalur pendakian didominasi tanjakan terjal, tim penyelamat harus menerapkan strategi evakuasi khusus secara bertahap menggunakan sarung dan tandu kayu.

"Rombongan tersebut berisi tiga orang. Namun saat naik, ternyata salah satunya mengalami keram, lalu tidak bisa menopang bobot badan sekitar 145 kilogram. Begitu dapat informasi, tim langsung menuju lokasi," tutur Ali, salah seorang relawan pada Jumat (3/7/2026).

Personel evakuasi harus menggendong korban menggunakan kain sarung secara bergantian sebelum akhirnya memutuskan untuk memakai tandu demi keamanan.

"Awalnya kita evakuasi dengan digendong menggunakan sarung, namun karena bobot korban besar sehingga dilanjutkan dengan di tandu," ucap Ali.

Proses pemindahan korban dari jalur pendakian menuju titik aman di bawah menghabiskan waktu selama enam jam karena medan yang berat dan faktor berat badan pendaki.

"Karena bobot korban besar sehingga memerlukan waktu lumayan lama. Kami sampai dari jam 15.30 WIB sampai ke tanah merah jam 21.00 WIB," ujar Ali.

Pihak berwenang kawasan taman nasional saat ini masih mengumpulkan informasi mendalam terkait detail kejadian evakuasi tersebut di lapangan.

"Informasi belum ada update dari petugas. Masih kami telusuri, termasuk kaitan status pendakinya apakah legal atau ilegal," kata Agus Deni, Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author