Drone Ukraina Serang Kilang Minyak Saratov di Rusia

Share

Fasilitas kilang minyak Saratov milik Rusia mengalami kebakaran hebat setelah mendapat serangan drone dari militer Ukraina pada Rabu, 8 Juli 2026 dini hari waktu setempat. Insiden tersebut merusak infrastruktur energi penting milik Moskow dan turut menyasar dua kapal tanker di kawasan Teluk Taganrog, Laut Azov, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz. Sistem Informasi Kebakaran untuk Manajemen Sumber Daya (FIRMS) NASA mendeteksi anomali panas baru di lokasi kilang Saratov pada Rabu yang mengindikasikan adanya kebakaran aktif.

Gubernur wilayah Saratov, Roman Busargin, mengonfirmasi lewat saluran Telegram bahwa serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada fasilitas industri dan merenggut satu korban jiwa.

Operasi serangan drone Kyiv belakangan ini kian meluas hingga ribuan mil dari perbatasan, termasuk menyasar kilang Omsk di Siberia Barat demi menekan kapasitas produksi bahan bakar Kremlin. Kilang Saratov yang dikelola produsen minyak terbesar Rusia, Rosneft PJSC, memiliki kapasitas desain mencapai 140.000 barel per hari, namun manajemen belum memberikan komentar resmi.

Dampak rangkaian serangan ini memicu kelangkaan bensin nasional, yang memaksa pemerintahan Presiden Vladimir Putin melarang ekspor bensin dan bahan bakar jet. Secara terpisah, Gubernur wilayah Rostov, Yury Slyusar, menyatakan dua kapal tanker kosong di Teluk Taganrog juga ikut dihantam drone hingga melukai dua orang.

Kerusakan fasilitas industri akibat serangan drone semalam juga dilaporkan terjadi di kota Nizhnekamsk, lokasi kilang Taneco, TAIF-NK, dan pabrik petrokimia Nizhnekamskneftekhim. Sebelumnya pada Selasa, Ukraina juga telah mengincar delapan kapal tanker bahan bakar kecil di Laut Azov untuk memutus jalur pasokan laut menuju Krimea.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author