DPR Fasilitasi Pertemuan Lintas Lembaga Jaga Stabilitas Ekonomi
Langkah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang memfasilitasi koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter demi menyikapi situasi ekonomi terkini mendapat apresiasi, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Rabu (10/6/2026).
Peneliti Indikator Politik Indonesia (IPI) Bawono Kumoro mengapresiasi keterlibatan lembaga legislatif yang dinilai aktif dalam menjembatani penyelesaian tantangan perekonomian global.
"Di tengah dinamika ekonomi global masih dihantui dengan ketidakpastian langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam menginisiasi pertemuan bersama pemerintah otoritas fiskal dan otoritas moneter patut diapresiasi," ujar Bawono Kumoro, Peneliti Indikator Politik Indonesia (IPI).
Menurut penuturan Bawono, keterlibatan aktif ini mencerminkan peran parlemen yang strategis, tidak hanya berfokus pada fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran saja.
"Kehadiran dari Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia dalam forum itu mencerminkan betapa penting sinergi dari lintas lembaga guna memastikan kebijakan ekonomi berjalan secara harmonis," kata Bawono Kumoro, Peneliti Indikator Politik Indonesia (IPI).
Sinergi tersebut dinilai menjadi pembuktian bahwa elemen legislatif turut bergerak proaktif memberikan solusi nyata bagi masyarakat di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu.
"Tidak tinggal diam dalam menghadapi berbagai dalam melihat gitu ya, berbagai potensi berbagai tantangan ekonomi di depan mata, yang memiliki potensi cukup serius gitu ya dalam memengaruhi kesejahteraan publik secara luas gitu," ujar Bawono Kumoro, Peneliti Indikator Politik Indonesia (IPI).
Bawono menambahkan, komunikasi intensif antar-pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar setiap kebijakan yang dihasilkan dapat menyentuh aspek kesejahteraan publik secara luas.
"Nah ini juga memperlihatkan bahwa DPR RI mampu sekarang berperan ya. Terlihat lebih mampu berperan, memperlihatkan peran strategis. Tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tapi juga menjadi jembatan koordinasi antar para stakeholder pemangku kepentingan," ucap Bawono Kumoro, Peneliti Indikator Politik Indonesia (IPI).
Rangkaian koordinasi di gedung DPR tersebut diketahui telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Sufmi Dasco Ahmad memimpin diskusi bersama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan pihak Bank Indonesia demi mengupayakan penguatan nilai tukar rupiah pada Sabtu (6/6/2026).
Pertemuan dilanjutkan pada Senin (8/6/2026) melibatkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta Mensesneg untuk meyakinkan publik dan investor mengenai keamanan kondisi ekonomi Indonesia.
Rangkaian koordinasi tersebut kemudian ditutup melalui diskusi bersama jajaran Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang terlaksana pada Selasa (9/6/2026).