DPD RI Buka Pendaftaran DPD RI Awards 2026 untuk Tokoh Daerah

Share

DPD RI membuka pendaftaran DPD RI Awards 2026 hingga Jumat, 21 Agustus 2026, untuk mengapresiasi tokoh-tokoh penggerak di daerah dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pelestarian budaya. Penghargaan ini memiliki empat kategori utama yaitu Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah, Inovator Teknologi Kesehatan, Penggerak Desa Mandiri Pangan, serta Pelestari Budaya Daerah, menurut dilansir dari Detikcom. Kategori pendidikan diberikan kepada individu yang berdedikasi mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar masyarakat.

"Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat," ujar DPD RI di laman resminya.

Kategori teknologi kesehatan diberikan kepada profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi melalui riset klinis atau laboratorium yang bermanfaat bagi masyarakat. "Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas DPD RI.

Penghargaan untuk kategori ketahanan pangan ditujukan pada penggerak desa mandiri pangan yang mendorong kemandirian melalui pemanfaatan potensi pangan lokal dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. "Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan," tambahnya.

Kategori pelestarian budaya diberikan kepada individu yang inovatif dalam mengembangkan dan melestarikan budaya daerah serta aktif mempromosikannya di tingkat nasional maupun internasional. "Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional," kata DPD RI. DPD RI juga akan memberikan Special Recognition Awards kepada tokoh atau kelompok yang berkontribusi konsisten bagi daerah.

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menegaskan bahwa proses penghargaan ini bebas dari intervensi pimpinan dan melibatkan dewan pakar yang independen dan transparan.

"Ini kami lakukan karena begitu banyak aspirasi yang masuk, begitu banyak potensi dari daerah local hero, local champion yang itu belum masuk radar," ujar Sultan pada acara DPD RI Awards 2025 lalu. Sultan menyebut acara ini untuk menjaring pahlawan daerah yang selama ini belum tersorot dan merupakan aspirasi masyarakat daerah. "Kami 152 anggota DPD yang kalau dikonversikan itu hampir 80 juta masyarakat daerah yang menitipkan amanah ke kami.

Makanya melalui DPD Awards kita mau menjaring, lalu menemukan begitu banyak potensi yang belum terjaring, local hero, local champion. Orang daerah yang banyak berkontribusi berpartisipasi pada kemajuan daerah di bidang masing-masing tapi belum terpantau," jelas Sultan.

Ia menegaskan pimpinan DPD tidak bisa mengintervensi pemenang karena penilaian dilakukan oleh juri yang capable dan independen.

"Kategori nanti kita lihat, karena kami nggak boleh intervensi juga, ada bidang pariwisata, kebudayaan, perempuan dan anak, pendidikan, sosial, banyak lah pokoknya. Melibatkan juri-juri yang capable, independen dan transparansi. Pimpinan juga nggak bisa intervensi, sampai detik ini juga saya nggak tahu siapa yang jadi juara," ujar Sultan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author