DPD RI Awards 2026 Segera Tutup Pendaftaran Kandidat

Share

Proses pendaftaran kandidat DPD RI Awards 2026 akan resmi berakhir pada Jumat (21/8/2026) pukul 23.59 WIB. Hingga Kamis (20/8/2026) siang, Panitia Penyelenggara mencatat jumlah pendaftar telah menyentuh angka 805 orang, seperti dilansir dari Detikcom.

Jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah hingga mendekati 1.000 peserta sebelum batas waktu pendaftaran ditutup. Program penghargaan ini dirancang untuk menjaring tokoh-tokoh penggerak di daerah yang memiliki kontribusi nyata namun belum mendapatkan perhatian publik secara luas.

Ajang DPD RI Awards 2026 menghadirkan empat kategori penghargaan utama bagi para inovator dan penggerak di tingkat lokal. Kategori pertama mencakup Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah untuk individu yang berdedikasi memperluas akses belajar masyarakat.

"Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat," tulis DPD RI dalam laman resminya, seperti dilihat detikcom, Rabu (19/8/2026).

Kategori kedua ditujukan bagi Inovator Teknologi Kesehatan yang menghasilkan karya riset klinis, laboratorium, penemuan obat, terapi, maupun alat kesehatan bermanfaat.

"Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas DPD.

Kategori ketiga menyasar Penggerak Desa Mandiri Pangan yang fokus mendorong kemandirian pangan lokal dan ketahanan pangan secara berkelanjutan.

"Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan," katanya.

Sementara kategori keempat diperuntukkan bagi Pelestari Budaya Daerah yang aktif melestarikan serta mempromosikan seni dan budaya lokal ke tingkat nasional hingga internasional.

"Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional," jelas DPD.

Selain empat kategori utama tersebut, DPD RI menyiapkan Special Recognition Awards. Penghargaan khusus ini dialokasikan bagi tokoh, individu, atau kelompok yang konsisten memberikan kontribusi berkelanjutan bagi kemajuan daerahnya.

Jaminan Independensi dan Bebas Intervensi

Penjaringan kandidat ini diharapkan mampu memetakan potensi lokal yang selama ini terabaikan oleh radar publikasi nasional.

"Ini kami lakukan karena begitu banyak aspirasi yang masuk, begitu banyak potensi dari daerah local hero, local champion yang itu belum masuk radar," kata Sultan di acara DPD RI Awards 2025 lalu.

Langkah ini sekaligus menjadi sarana penyaluran aspirasi konstituen yang diwakili oleh para anggota dewan di tingkat pusat.

"Kami 152 anggota DPD yang kalau dikonversikan itu hampir 80 juta masyarakat daerah yang menitipkan amanah ke kami. Makanya melalui DPD Awards kita mau menjaring, lalu menemukan begitu banyak potensi yang belum terjaring, local hero, local champion. Orang daerah yang banyak berkontribusi berpartisipasi pada kemajuan daerah di bidang masing-masing tapi belum terpantau," jelas dia.

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menegaskan seluruh tahapan penilaian dijalankan secara profesional tanpa ada campur tangan dari pihak pimpinan lembaga.

"Kategori nanti kita lihat, karena kami nggak boleh intervensi juga, ada bidang pariwisata, kebudayaan, perempuan dan anak, pendidikan, sosial, banyak lah pokoknya. Melibatkan juri-juri yang capable, independen dan transparansi. Pimpinan juga nggak bisa intervensi, sampai detik ini juga saya nggak tahu siapa yang jadi juara," ujar dia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author