Donald Trump Tembak Pertanyaan Wartawan Soal Kim Jong Un di Gedung Putih

Share

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meneriaki seorang wartawan dari media CNN dalam sesi tanya jawab di Gedung Putih pada Senin, 17 Agustus 2026. Sikap keras tersebut dipicu oleh pertanyaan terkait alasan pemangkasan latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan.

Insiden ini terjadi setelah Trump memerintahkan Pentagon untuk mengurangi secara signifikan latihan militer gabungan yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 27 Agustus. Keputusan ini diambil karena pertimbangan biaya yang besar serta penolakan Korea Selatan untuk berpartisipasi dalam operasi militer AS terhadap Iran, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Sesi tanya jawab di Ruang Oval tersebut memanas saat seorang jurnalis mempertanyakan apakah pengurangan latihan militer gabungan merupakan permintaan khusus dari pemimpin Korea Utara.

"Apakah dia secara khusus meminta Anda untuk menguranginya?" tanya wartawan CNN.

Bukannya memberikan jawaban substantif, Trump langsung menunjuk ke arah wartawan tersebut sembari menyuruhnya diam di hadapan para awak media dan seorang anak laki-laki yang sedang duduk di sofa Gedung Putih.

"Diam! Diam! Diam! Diam!" kata Donald Trump, Presiden AS.

Trump kemudian mengalihkan pandangannya ke arah anak laki-laki tersebut untuk meminta pendapat mengenai sikap sang wartawan.

"Anda sangat tidak sopan di hadapan anak muda ini," kata Donald Trump, Presiden AS.

Presiden AS tersebut lantas mempertanyakan asal media dari wartawan yang melontarkan pertanyaan mengenai Korea Utara itu.

"Menurutmu, apakah dia tidak sopan?" tanya Donald Trump, Presiden AS.

Pemimpin negara Paman Sam itu juga mencecar awak media tersebut secara langsung sebelum mendengar jawaban.

"Diam. Anda dari media mana?" tanya Donald Trump, Presiden AS.

Trump kemudian langsung menuduh media tersebut menyebarkan berita yang tidak benar.

"Berita palsu," kata Donald Trump, Presiden AS.

Wartawan CNN tersebut mencoba menjelaskan niatnya untuk meminta klarifikasi lebih lanjut mengenai kebijakan latihan militer di Korea Selatan.

"Saya hanya ingin menindaklanjuti pertanyaan soal Korea Selatan tadi," kata wartawan CNN.

Respons tersebut kembali dibalas dengan teguran keras dari Trump di depan para wartawan lain yang hadir.

"Anda itu berita palsu. Anda orang yang berisik. Anda orang yang berisik dan gaduh. Anda itu berita palsu," kata Donald Trump, Presiden AS.

Meski mendapat tekanan, wartawan itu berusaha menyelesaikan pertanyaannya terkait komunikasi antara Trump dan Kim Jong Un.

"Saya hanya ingin tahu apakah Anda telah berbicara dengan Kim Jong Un dan apakah dia meminta Anda…" tanya wartawan CNN.

Trump memotong kalimat tersebut sebelum wartawan sempat menyelesaikan pertanyaannya.

"Diam, diam, diam. Anda itu reporter palsu dan Anda memberitakan berita palsu," kata Donald Trump, Presiden AS.

Wartawan CNN itu kembali mengulang pertanyaan yang sama untuk mendapatkan kepastian dari Presiden AS.

"Saya hanya ingin tahu apakah Anda sudah berbicara dengan Kim Jong Un, apakah dia meminta Anda untuk mengurangi latihan militer tersebut," kata wartawan CNN.

Trump memilih tidak menjawab pertanyaan tersebut hingga sesi berakhir. Beberapa jam sebelum latihan militer dimulai pada Minggu, 16 Agustus, Trump sempat menyatakan lewat Truth Social bahwa dirinya tidak senang AS berpartisipasi dalam latihan tersebut, sembari menyoroti hubungan baiknya dengan Kim Jong Un.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author