Donald Trump Pertahankan Kebijakan Tarif Impor di Michigan

Share

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membela secara tegas kebijakan ekonomi dan tarif impor sektor otomotif saat berbicara di pabrik General Motors di Milford, Michigan, pada Senin, 27 Juli 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di tengah melambatnya pertumbuhan lapangan kerja di Michigan yang hanya bertambah 500 pekerjaan dalam 12 bulan hingga Juni, dengan tingkat pengangguran mencapai 5,1 persen pada Mei. Trump mengklaim kebijakan tarifnya berhasil menghidupkan kembali industri otomotif serta memaksa perusahaan memindahkan operasional luar negeri ke AS menjelang pemilu sela November mendatang.

Kawasan industri Michigan sangat bergantung pada perdagangan dengan Kanada, yang kini menghadapi pengenaan bea masuk 25 persen untuk kendaraan penumpang non-USMCA dan produk baja.

Tarif impor AS diperkirakan berpotensi melonjak hingga 50 persen pada Agustus mendatang, sementara Kanada membalas dengan tarif 25 persen untuk kendaraan AS yang tidak memenuhi syarat bebas bea. Di hadapan para pekerja pabrik, Trump menegaskan aturan main perdagangan yang diterapkannya bagi industri manufaktur.

"Aturannya sederhana: Buat truk atau mobil Anda di luar Amerika Serikat dan Anda akan membayar biaya atas hak untuk menjualnya di sini dan mengambil keuntungan," kata Trump, Presiden Amerika Serikat. Ia menambahkan bahwa perusahaan tidak akan dikenakan tarif jika memindahkan fasilitas produksi langsung ke wilayah domestik AS.

"Buat pabrik Anda di Michigan atau di mana pun di Amerika dan produksi kendaraan tepat di dalam negeri, maka Anda tidak akan menghadapi tarif sama sekali," kata Trump, Presiden Amerika Serikat. Gedung Putih menunjuk komitmen investasi General Motors sebesar 6 juta dolar AS serta investasi tambahan dari Ford, Stellantis, dan Detroit Diesel sebagai bukti keberhasilan kebijakan tarif tersebut. Meski pertumbuhan ekonomi lokal mendapat tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan bakar, Trump menegaskan komitmennya kepada para pekerja manufaktur setempat.

"Sekarang, akhirnya, Michigan memiliki presiden yang membela pekerja otomotif Michigan," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.

Di sisi lain, Trump menyalahkan politisi lain atas permasalahan ekonomi yang sempat menimpa industri kendaraan bermotor setempat. "Saya telah berbuat lebih banyak untuk Anda daripada orang tua Anda, OK? Orang tua Anda baik, saya tidak akan mencela orang tua Anda, tetapi saya lebih baik kepada Anda daripada orang tua Anda," kata Trump, Presiden Amerika Serikat. Kunjungan ini bertepatan dengan pembukaan Jembatan Internasional Gordie Howe yang menghubungkan Detroit dan Windsor, di mana truk komersial pertama pembawa suku cadang melintas beberapa jam sebelum acara.

Selain membahas isu ekonomi dan otomotif, Trump menyentuh beberapa isu politik nasional seperti desakan penundaan reses Senat AS hingga pengesahan SAVE America Act.

Mengenai hubungannya dengan pimpinan Senat John Thune yang menyebut rancangan undang-undang voting itu kekurangan dukungan suara, Trump memberikan tanggapannya. "Dia harus menyelesaikan pekerjaannya. Tidak apa-apa. Saya memiliki hubungan yang baik dengan John Thune," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.

Trump menegaskan tidak pernah mempertimbangkan untuk menggantikan posisi Thune di Senat. Sementara itu di panggung politik Michigan, mantan Anggota DPR Mike Rogers diperkirakan menghadapi persaingan ketat dalam pemilu Senat mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author