Dolar AS Melemah Usai Bank Indonesia Naikkan BI Rate
Nilai tukar dolar Amerika Serikat terus mengalami penurunan terhadap mata uang rupiah pada perdagangan Selasa (9/6/2026). Fluktuasi ini terjadi segera setelah Bank Indonesia mengumumkan peningkatan suku bunga acuan atau BI Rate secara mendadak.
Penguatan mata uang garuda sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan pagi hari dengan langsung menekan posisi dolar Amerika Serikat. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut bertengger di level Rp 18.160, yang berarti mengalami pelemahan sebesar 0,15 persen atau turun 27 poin.
Dilansir dari finance.detik.com, Bank Indonesia menetapkan kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin hingga menyentuh angka 5,5 persen. Keputusan strategis tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur Mingguan yang diselenggarakan oleh bank sentral tanpa adanya pelaksanaan konferensi pers berkala.
Selain mengerek BI Rate, bank sentral juga menetapkan penyesuaian pada instrumen moneter lainnya. Suku bunga Deposit Facility kini diputuskan naik sebesar 25 basis poin menjadi 4,50 persen, sementara suku bunga Lending Facility turut dikerek sebesar 25 basis poin hingga mencapai level 6,25 persen.