Dokter Internship Meninggal Usai Jatuh dari Apartemen Kalibata

Share

Seorang dokter internship berinisial SZM tewas setelah jatuh dari lantai 18 sebuah apartemen di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026) siang. Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami penyebab pasti kejadian tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Aparat kepolisian belum dapat meminta keterangan resmi dari pihak keluarga korban lantaran kondisi sang ibu yang masih berada dalam keadaan syok. Proses penyelidikan terhadap pemicu insiden tersebut masih terus berjalan.

"Jadi sampai detik ini kita belum bisa mendapatkan informasi panjang, karena orang tuanya belum bisa dimintai keterangan karena masih syok," ujar Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur.

Kompol Mansur menjelaskan bahwa pemeriksaan mendalam terhambat karena keluarga korban sedang berduka. Polisi belum bisa memastikan apakah ada tekanan pekerjaan atau motif lain di balik peristiwa ini.

"Jadi keterangan dari saksi, sampai detik ini kita kan belum bisa minta keterangan keluarga-keluarga yang pasti sedang berduka. Jadi belum ada informasi apa pun terkait ini karena tekanan pekerjaan, apa ada hal yang lain-lain, itu sampai sekarang belum dapat penjelasan," jelas Kompol Mansur.

Pihak kepolisian berencana menunggu hingga proses pemakaman selesai sebelum meminta keterangan lebih lanjut dari pihak keluarga.

"Dan nanti nunggu mungkin nanti setelah selesai dimakamkan, kalau waktu berapa hari ini mungkin dari pihak keluarga mungkin baru mau memberikan keterangan," tambah Kompol Mansur.

Penyelidikan mendalam tetap dilakukan oleh kepolisian untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam insiden ini.

"Tetap kami dalami apa penyebabnya ini, kenapa melompat dari lantai 18. Iya, nanti tidak menutup kemungkinan (ada atau tidaknya kasus tindak pidana). Nanti hasil penyidikan seperti apa, nanti yang pasti tetap kami dalami lah," ungkap Kompol Mansur.

Sebelum insiden terjadi, korban yang tinggal berdua bersama ibunya di unit apartemen tersebut sempat diajak bepergian ke mal. Namun, korban menolak ajakan ibunya dan memilih untuk tetap berada di hunian mereka.

"Dia tinggal berdua sama orang tuanya, sama ibunya. Nah, saat itu ibunya ngajak pergi untuk ke Mal. Namun, si korban tidak mau, bertahanlah di unit," tutur Kompol Mansur.

Setelah ibunya pergi meninggalkan unit apartemen, korban mengunci pintu dari dalam sebelum akhirnya ditemukan jatuh dari jendela unitnya.

"Nah, setelah pergi, kunci dikunci pintu dikunci dari dalam oleh si korban. Terus, di situlah akhirnya si korban ini lompat dari jendela untuk mengakhiri hidupnya," ucap Kompol Mansur.

Tubuh korban sempat tersangkut di area balkon sebelum terjatuh di lantai dasar apartemen. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban sekitar pukul 14.30 WIB menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"(Jatuh) dari lantai 18. Si korban sempat nyangkut di balkon (sebelum ke lantai dasar). Evakuasinya kurang lebih itu jam 14.30-an dibawa ke RS Polri Kramat Jati," tutup Kompol Mansur.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author