by

Doit BMI, Uang Digital yang Lahir dari Rahim Koperasi Masyarakat

Pasca pelatihan bootcamp selama tiga pekan pada 23 September-9 Oktober 2020, para peserta program Pahlawan Digital UMKM makin meruncing menjadi 20 besar. Sejak Rabu (21-22 Oktober) Pitching Sesion dimulai untuk menentukan siapa yang terpilih sebagai pahlawan digital yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM tersebut.

Para inovator yang lolos ke 20 Besar Pahlawan Digital UMKM 2020 adalah Auto Pilot Store, Ayowebs, Bonsay, Belanjaikan.com, Boleh.id, Booble.id, Chatbiz, Credibook, Femalepreneur, dan Finata. Selain itu adapula Doit BMI, Kopral, Krealogi, Kururio, Lowcost Indonesia, Mantab, Optima UKM, Plaza Dayeuhluhur, Restoku, dan Soodu.id.

Doit BMI, salah satu start up yang dikembangkan oleh Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) lolos dalam tahap 20 besar. Ya, Doit BMI adalah pola Kopsyah BMI dalam menghadapi persaingan industri 4.0. Digitalisasi menjadi basis nyata kebutuhan koperasi masa depan.

Dalam ajang tersebut, Kopsyah BMI sebagai pengagas lahirnya DoitBMI sebaiknya mendongakkan kepala. Pasalnya dari sekian pesaing yang bergerak di bidang koperasi hanya satu, yakni Kopral. Itupun masih dipimpin oleh CEO lewat sebuah PT.

Baca Juga  Penyaluran Program Subsidi Gaji Tembus 11,9 Juta Pekerja

Sementara yang lain adalah perseroan terbatas yang rata-rata menjual jasa keuangan digital, franchise, paket belajar bisnis dan kapitalisasinya ada yang didukung oleh perusahaan besar.

Halaman Depan Doit BMI di layar komputer

Kepercayaan diri inilah yang membuat Presiden Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara yakin bahwa Doit BMI bisa mewarnai percaturan koperasi di tengah digitalisasi ekonomi. Dijelaskannya, Doit BMI  menjadi penguhubung antara Koperasi Simpan Pinjam  pembiayaan syariah Benteng Mikro Indonesia dan dan koperasi konsumen Benteng Muamalah Indonesia.

Startup Doit BMI juga melayani Payment di toko milik koperasi dan anggota, menjadi pasar digital anggota Kopsyah BMI (Marketplace) dan pembayaran tagihan online atau Payment Point Online Bank (PPOB).

”Doit BMI didesain untuk 250 anggota Kopsyah BMI. Tentunya, pelayanan anggota merupakan skala prioritas Koperasi BMI. Doit BMI merupakan aplikasi pembayaran digital untuk seluruh angota koperasi BMI,” terangnya.

Bagi pria kelahiran Mandailing Natal, 45 tahun lalu itu, Doit BMI menjadi cermin bahwa ada  semangat kemandirian yang tumbuh dalam jiwa anggota Kopsyah BMI untuk menciptakan produk yang akan menghimpun seluruh kekuatan anggota. ”Doit BMI merupakan identitas Kopsyah BMI bahwa kami siap memberi layanan prima dengan aplikasi teknologi tinggi dapat diterapkan oleh koperasi,” katanya.

Baca Juga  Ormas dan LSM Boleh Ikut Pengadaan, Ini Syaratnya
Presiden Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara (foto KlikBMI)

Kamaruddin menyampaikan seluruh aspek teknologi yang diaplikasikan dalam sistem pelayanan dan pergerakan usaha di Koperasi BMI bermuara pada pemenuhan kebutuhan anggotanya.

”Semua berasal dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota. Anggota sebagai pemilik, pengguna dan pengendali koperasi harus benar-benar diberdayakan dan diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam segala aspek,” ujarnya.

Lanjut dia, Doit BMI merupakan satu hal yang menunjang kemudahan anggota dalam pemenuhan kebutuhannya dengan bertransaksi di seluruh unit usaha Koperasi BMI. “Kami sangat senang  Doit BMI bisa lolos ke 20 besar, ini makin menguatkan kembali kami untuk memberikan inovasi bagi kesejahteraan anggota, ” imbuh Kamaruddin.

Dilansir dari laman resmi klikbmi, sosialisasi penggunaan doitbmi.com terus gencar dilakukan. Wakil Presiden Koperasi BMI, Radius Usman yang menjadi pelopor upaya sosialisasi mengatakan bahwa Koperasi BMI memiliki cita cita kuat menghimpun potensi seluruh anggota dalam suatu ekosistem usaha yang sehat dalam lingkaran bisnis Koperasi BMI yang berbasis ekonomi digital. Radius mengatakan sesuatu hal besar harus dimulai dengan langkah kecil untuk merealisasikan tujuan tersebut.

Baca Juga  Lamtim Ramah Investasi, Bangun Daerah Tak Melulu Bergantung APBD
Wakil Presdir Koperasi BMI, Radius Usman (kedua kanan) didampingi Manager Kopsyah BMI Cabang Cisauk, Senoaji Purwanto (ketiga kiri) mengadakan sosialiasi penggunaan DoitBMI di salah satu Rembug pusat. (Foto : Klikbmi)

” Tentunya kami sangat bangga atas kerja keras ini. Berkali kali Presdir Koperasi BMI, Pak Kamaruddin Batubara sudah menegaskan bahwa sejatinya Koperasi BMI ini sedang melakukan dakwah muamalah. Kita akan membangun peradaban baru era Koperasi BMI, yang bermuara kepada pemerataan ekonomi yang mensejahterakan berdasarkan prinsip ekonomi syariah yang berkeadilan. Lewat uang digital yang namanya doitbmi.com, potensi usaha anggota terangkum dalam ekosistem yang sama dengan menggunakan uang digital yang sama sehingga eksistensi koperasi BMI semakin kuat,” tandas pria yang menjabat sebagai Wakil Presiden Kopsyah BMI tersebut. (gar)

Baca Juga