Dino Patti Djalal Kritik Perjalanan Luar Negeri Presiden Prabowo Subianto
Diplomat senior Dino Patti Djalal melayangkan kritik terbuka mengenai tingginya frekuensi perjalanan internasional Presiden RI Prabowo Subianto melalui sebuah unggahan di media sosial Instagram pada tanggal 30 Mei 2026.
Mantan wakil menteri luar negeri tersebut menilai bahwa aktivitas kunjungan kenegaraan tersebut telah melampaui batas kewajaran sehingga memicu perhatian negatif dari masyarakat.
“Semenjak menjabat sebagai presiden, 1 dari 6 hari dihabiskan beliau di luar negeri,” ujar Dino Patti Djalal, Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia.
Menurut Dino, besarnya anggaran negara yang terserap untuk logistik delegasi serta pentingnya penanganan masalah domestik menjadi alasan utama mengapa keluhan publik ini harus segera direspons oleh pemerintah.
“Satu perjalanan ke luar negeri bisa keluar puluhan bahkan ratusan miliar,” sesal Dino Patti Djalal.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan bantahan resmi melalui tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Kabinet RI yang disiarkan pada tanggal 1 Juni 2026.
Teddy menegaskan bahwa seluruh rangkaian kunjungan internasional kepala negara bersifat strategis untuk menghadapi ketidakpastian global dan dijalankan dengan efisiensi anggaran yang jauh lebih ketat dibandingkan era pemerintahan sebelumnya.