Desa Sukamulya Ciamis Tawarkan Suasana Estetik Bak Kawasan Wisata Modern

Share

Suasana pedesaan yang biasanya identik dengan jalan sempit dan nuansa tradisional tidak terlihat di Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Desa ini menjadi perbincangan hangat karena menyuguhkan tampilan estetik menyerupai kawasan wisata modern.

Seperti dilansir dari Detik Travel, infrastruktur di desa ini tertata rapi dengan jalanan mulus. Fasilitas publik seperti halte bergaya modern, papan penunjuk arah berbahan besi, hingga ruang terbuka hijau melengkapi sudut-sudut kampung ini.

Daya tarik tersebut sukses memikat masyarakat dari luar daerah untuk berkunjung. Lokasi desa ini terhitung strategis karena hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat kota Ciamis.

Kini, Desa Sukamulya bertransformasi menjadi destinasi favorit warga saat libur panjang maupun akhir pekan. Salah satu ikon utama yang paling diminati pengunjung adalah terowongan rangka besi yang membentang di tengah jalan desa.

Spot ikonik tersebut sering menjadi tempat berswafoto bagi wisatawan. Banyak pengunjung mendatangi lokasi karena rasa penasaran setelah melihat keindahan desa yang viral di media sosial TikTok.

Selain terowongan, pelancong dapat menikmati taman-taman kecil dengan ornamen tabung besi, area duduk, serta ruang bermain anak di sepanjang jalur. Kebersihan dan nuansa hijau yang terjaga memberikan kenyamanan bagi keluarga untuk berjalan santai.

Penataan wilayah ini merupakan hasil swadaya dan gotong royong komunitas masyarakat setempat. Gerakan ini diinisiasi oleh komunitas Remaja Peduli Kampung Halaman (Replika) yang beranggotakan para pengusaha lokal, serta Gerakan Anak Sukamulya Opsih Lingkungan (Gaspol).

Area lain yang mulai dipadati wisatawan adalah Taman Bunga Suta. Meski proses pembangunannya belum rampung sepenuhnya, objek ini sudah ramai dikunjungi oleh rombongan pengguna sepeda motor hingga odong-odong.

Wisatawan kerap berfoto di pinggir jalan dengan latar belakang tembok bercorak batu alam. Kehadiran hamparan kebun durian yang hijau di sekitar lokasi turut menambah daya tarik alami bagi para pengunjung.

Aktivitas pariwisata ini juga menggerakkan ekonomi lokal dengan hadirnya pedagang kaki lima yang menjual aneka camilan seperti cilok, es cendol, dan kudapan khas kampung.

"Awalnya tahu dari TikTok, katanya ada desa estetik di Ciamis. Pas libur panjang sengaja ke sini karena penasaran. Tempatnya bagus banget, padahal ini jalan kampung tapi suasananya seperti tempat wisata," ujar Fatimah, salah seorang pengunjung asal Sukajadi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author