Depresi Tropis di Laut Timur Filipina Berpotensi Menjadi Badai

Share

Sistem depresi tropis yang berada di wilayah perairan sebelah timur Filipina diprakirakan menguat menjadi badai tropis pada 24 Juli 2026. Fenomena cuaca ini berpotensi memicu gelombang tinggi serta mengancam perairan Taiwan dan wilayah Vietnam.

Pusat Prakiraan Meteorologi dan Hidrologi Nasional mencatat pusat depresi tropis berada di koordinat 17,2 derajat Lintang Utara dan 128,3 derajat Bujur Timur pada 23 Juli 2026 pukul 13.00 WIB. Angin kencang di sekitar pusat sistem mencapai level 7 atau setara 50 hingga 61 kilometer per jam, dengan hembusan hingga level 9 saat bergerak ke barat laut.

Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA) Taiwan melaporkan bahwa pergerakan sistem tropis yang cenderung mengarah ke utara berpotensi melintasi Selat Bashi. Peramal cuaca CWA, Cheng Chieh-jen, mengonfirmasi kondisi perairan laut yang hangat mendukung penguatan sistem tersebut menjadi Badai Tropis Noul, yang merupakan badai ke-12 pada musim topan Pasifik 2026.

Dampak sirkulasi perifer badai diprediksi memicu curah hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kabupaten Hualien, Taitung, dan Semenanjung Hengchun pada akhir pekan. Selain Taiwan, perairan bagian utara Laut China Selatan juga diperkirakan mengalami gelombang laut setinggi 3 hingga 5 meter dengan kondisi laut yang memburuk.

Stasiun Meteorologi dan Hidrologi Provinsi An Giang mengimbau warga dan nelayan untuk mewaspadai potensi hujan lebat, tornado, petir, serta angin kencang. Peningkatan intensitas hujan ringan hingga lebat dan badai petir diperkirakan melanda wilayah perairan An Giang dan wilayah Vietnam Utara dalam beberapa hari ke depan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author