by

Demo Santuy Yuk, Bang Ipul: Jangan Lupa Ngopi Dulu Bro

PUBLIKA.ID – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Sama pula dengan momen-momen yang terjadi di sejumlah daerah, aksi demonstrasi kerap diwarnai ricuh hingga berujung anarkis. Di Lampung pun demikian hingga ada yang terluka.

”Kita menyesalkan adanya korban luka. Saya hanya memohon, kita lebih santun. Saya yakin adik-adik mahasiswa merupakan intelektual kampus yang pasti punya harapan. Yang berharap aspirasi dan penyampaiannya diterima. Maka sampaikan dengan metode dan cara baik. Saya yakin bisa, santuy lebih asik,” tutur Zaiful Bokhari, Kamis (8/10).

Baca Juga  Tompi Kenang Glenn Fredly Lewat Lagu ”Rame Rame”

Menyampaikan pendapat di muka umum dilindungi oleh konstitusi. ”Saya juga memahami hati rekan-rekan pekerja dan adik-adik mahasiswa. Saya hanya meminta aksi jangan sampai anarkis. Tunjukan bahwa kita punya etika dan bermartabat sebagai negara yang memiliki keperibadian,” tuturnya.

Bang Ipul—sapaan akrab Zaiful Bokhari juga berpesan, agar aksi tidak terpancing dengan pola-pola propaganda yang dikembangkan pihak yang ingin membuat situasi dan kondisi lebih ricuh.

Baca Juga  Maulid Nabi, Momentum Gotong-Royong Aktualisasikan Piagam Madina

”Yuk jangan anarkis, ya. Slow dikit bro. Hati boleh panas, kepala tetap dingin. Jangan lupa ngopi dulu,” ucap Bang Ipul seraya melepar senyum. (man/tap)

 

Baca Juga