Dekranas Gandeng Komdigi Standarisasi Konten Media Sosial Kerajinan Nasional

Share

Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menjalin kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk meningkatkan kualitas publikasi melalui pembentukan standardisasi konten serta penguatan kapasitas komunikasi organisasi. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan promosi kerajinan nasional di tengah dinamisnya ekosistem informasi digital saat ini.

Pemanfaatan berbagai platform komunikasi secara maksimal dinilai menjadi bagian krusial dalam memperluas jangkauan informasi terkait program pengembangan kerajinan. Kerja sama ini ditujukan untuk membangun keseragaman standar dalam pengelolaan materi publikasi agar seluruh bidang di Dekranas memiliki pemahaman yang sama, seperti dilansir dari Detikcom.

Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, menyampaikan arahan ini saat membuka kegiatan Pelatihan Standardisasi Pembuatan Konten Media Sosial Dekranas di Rumah Kriya Asri, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/6/2026).

"Oleh sebab itu, mari kita bersama-sama memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan oleh Kementerian Komdigi ini untuk memberikan informasi seluas-seluasnya tentang kegiatan yang menyangkut dengan kerajinan dari kementerian dan lembaga masing-masing," ujar Tri Tito Karnavian, Ketua Harian Dekranas.

Melalui standardisasi bersama tersebut, proses pengelolaan informasi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan produk komunikasi yang jauh lebih berkualitas. Tri Tito Karnavian juga mendorong agar optimalisasi komunikasi publik ini menyasar seluruh platform digital yang dikelola oleh organisasi untuk memperkuat eksistensi kerajinan lokal.

"Kita harapkan juga pengelolaan media sosial kita selain website juga dari media-media sosial lainnya bisa lebih ditingkatkan," kata Tri Tito Karnavian, Ketua Harian Dekranas.

Sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga ke ke depan diharapkan mampu memperluas jangkauan pembinaan sektor kerajinan nasional. Pola kemitraan ini ditargetkan dapat membuka ruang yang lebih besar bagi para perajin di daerah untuk berkembang dan mendapatkan pendampingan yang memadai.

"[Dekranasda bisa] memberikan masukan ataupun memberikan kesempatan kepada perajin-perajin yang mungkin tidak termonitor atau tidak tertampung di kementerian dan lembaga untuk pembinaannya," pungkas Tri Tito Karnavian, Ketua Harian Dekranas.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author