Cuaca panas ekstrem sebabkan penerbangan ditunda di Las Vegas
Cuaca panas ekstrem mengganggu penerbangan di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, hingga menyebabkan ratusan penundaan dan pemotongan berat pesawat agar bisa lepas landas dengan aman, dilaporkan pada akhir pekan. Sebanyak 580 penundaan penerbangan tercatat dari Jumat hingga Minggu karena suhu rata rata 112-114 derajat Fahrenheit atau sekitar 46 derajat Celcius, dilansir dari Detik Travel. Fase terburuk terjadi pada Jumat dengan 284 penundaan yang memengaruhi sekitar sepertiga dari keberangkatan yang dijadwalkan, sehingga maskapai meminta sebagian penumpang membatalkan atau mengubah rencana berangkat, dilansir dari Detik Travel.
United Airlines menawarkan voucher perjalanan senilai hingga USD 2.500 atau sekitar Rp 45 juta untuk mendorong penumpang turun dari pesawat dan menerbangkan penumpang lainnya, dilansir dari Detik Travel.
"Kami ditawari USD 2.500 untuk menjadi sukarelawan turun dari pesawat karena pembatasan berat akibat cuaca, jadi itu sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya," kata Trish, pelancong, Minggu (2/8/2026). United juga melakukan langkah itu karena pesawat yang penuh dinilai terlalu berat untuk lepas landas pada kondisi panas tersebut, dilansir dari Detik Travel.
American Airlines mencatat dampak serupa dari gerbang keberangkatannya melalui video viral, termasuk permintaan 50 sukarelawan untuk mengosongkan tempat duduk akibat suhu di luar mencapai 114 derajat Fahrenheit, dilansir dari Detik Travel. Selain itu pada hari Sabtu, American Airlines juga meminta 32 penumpang yang sudah duduk untuk secara sukarela turun sebelum lepas landas, menurut FOX5, dilansir dari Detik Travel.
"Jadi, entah 32 orang memutuskan untuk mengubah rencana mereka, atau kita semua akan mengubah rencana penerbangan kita," ujar Jared Guynes, penumpang tujuan Texas. Dalam pernyataannya, American Airlines mengaitkan pengurangan berat pesawat dengan kebutuhan menjaga operasi yang aman saat suhu sangat tinggi, dilansir dari Detik Travel. FAA menjelaskan suhu ekstrem membuat udara kurang padat sehingga daya angkat sayap berkurang, dan pesawat perlu landasan pacu yang lebih panjang untuk lepas landas, dilansir dari Detik Travel.
Maskapai dapat menyesuaikan beban dengan mengurangi kargo atau penumpang, serta memuat bahan bakar lebih sedikit yang mungkin memerlukan pemberhentian pengisian tambahan, sementara jika melewati batas operasi pabrikan pesawat, pesawat tidak dapat terbang sama sekali, dilansir dari Detik Travel.
Bandara Harry Reid memiliki landasan pacu sepanjang 4521 meter, tetapi pakar penerbangan Reed Yadon menilai kondisi panas yang sangat ekstrem tetap dapat membuat daya angkat dan dorongan tidak cukup untuk lepas landas. "Sayap tidak menghasilkan daya angkat sebanyak biasanya, dan mesin tidak menghasilkan daya dorong yang cukup," kata Reed Yadon.