Cruz Azul Raih Gelar Kesepuluh Liga MX Usai Tekuk Pumas
Klub sepak bola Cruz Azul resmi masuk ke dalam kelompok elite pemilik dua digit gelar setelah menjuarai turnamen Clausura 2026 di Stadion Olimpico Universitario pada Senin, 25 Mei 2026.
Klub berjuluk La Maquina tersebut mengamankan trofi kesepuluh mereka di Liga MX usai menundukkan Pumas dengan keunggulan agregat tipis 2-1.
Pencapaian ini sekaligus menempatkan Cruz Azul sejajar dengan penguasa sepak bola Meksiko lainnya seperti Guadalajara, Toluca, dan America yang telah mengoleksi sepuluh gelar liga atau lebih.
Keberhasilan di markas Pumas tersebut mengulang memori manis setahun lalu bagi tim semen ini, saat mereka juga sukses merengkuh trofi Concachampions di tempat yang sama.
Kejayaan historis ini menjadi babak baru bagi klub yang sempat mendominasi kompetisi domestik pada era 1960-an dan 1970-an lewat raihan tujuh gelar dalam kurun waktu satu dekade.
Catatan sejarah mencatat kembalinya kejayaan tim setelah melewati masa-masa paceklik gelar yang panjang, termasuk puasa juara selama 15 tahun sebelum akhirnya dipatahkan oleh Carlos Hermosillo pada musim dingin 1997.
Gelar kesembilan kemudian baru bisa diraih 24 tahun berselang pada turnamen Guard1anes 2021 di bawah arahan pelatih Juan Reynoso, sebelum akhirnya gelar kesepuluh digenapi pada musim ini.
Keberhasilan merengkuh trofi musim ini tidak lepas dari peran krusial Joel Huiqui dan Vicente Sanchez yang naik kelas dari pelatih tim junior menjadi arsitek tim utama.
Sanchez sempat membawa stabilitas lewat raihan trofi Concachampions dan rekor 19 laga tidak terkalahkan sebelum posisinya digantikan oleh Nicolas Larcamón, yang membangun fondasi awal skuad.
Kepemimpinan tim kemudian beralih ke tangan Huiqui yang sukses menjaga konsistensi permainan tanpa tersentuh kekalahan hingga akhirnya mengunci takhta juara Clausura 2026.