7 Ciri Atasan dengan EQ Tinggi di Tempat Kerja Menurut Pakar
Published
·
1 Reads
Kecerdasan emosional atau emotional intelligence (EQ) merupakan salah satu faktor utama yang membedakan pemimpin yang disukai dan dipercaya oleh timnya. Pakar kepemimpinan Margaret Andrews mengungkapkan bahwa terdapat 7 ciri utama yang menunjukkan seorang atasan memiliki EQ tinggi di tempat kerja.
- Mampu mengenali dan menerima emosinya — Atasan tidak menyangkal emosi seperti sedih, cemas, atau marah, melainkan mengelolanya sehingga tidak melampiaskan perasaan secara sembarangan kepada tim.
- Memiliki kosakata emosi yang beragam — Mampu mengenali dan menggambarkan nuansa emosinya secara spesifik, sehingga dapat menjelaskan persoalan kepada tim secara terarah tanpa menyalahkan orang lain.
- Tidak membiarkan emosi mengendalikan tindakan — Memahami emosi sebagai data dan informasi untuk menentukan respon terbaik, bukan membiarkan emosi mengambil alih tindakannya.
- Tegas tanpa agresif — Mampu menyampaikan kebutuhan, pendapat, dan masukan secara jelas tanpa merendahkan orang lain atau bersikap agresif.
- Mau mendengarkan dengan baik — Memiliki rasa ingin tahu serta keterbukaan terhadap sudut pandang orang lain untuk memahami persoalan secara utuh.
- Punya empati tinggi — Menunjukkan kepedulian yang nyata dan mampu memberikan kritik atau masukan secara konstruktif demi membantu karyawan berkembang.
- Mampu mempertahankan hubungan dengan sehat — Menggunakan pemahaman emosional untuk merespon secara efektif sehingga dapat menjaga hubungan kerja yang harmonis dalam jangka panjang.
Atasan dengan EQ tinggi mampu mengenali emosinya, memberi jeda sebelum bertindak, mendengarkan orang lain, serta tetap tegas ketika diperlukan demi menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author