Chef Degan Pimpin Promosi Kuliner Indonesia di Restoran Michelin Jerman
Chef Degan Septoadji memimpin misi promosi kuliner Nusantara di restoran tiga bintang Michelin Schwarzwaldstube, Hotel Traube Tonbach, Jerman, pada 5 hingga 10 Agustus 2026. Misi ini dihadirkan melalui rangkaian gala dinner dan kelas memasak untuk mengenalkan gastronomi Indonesia ke panggung internasional, seperti dilansir dari Detik Food.
Dalam kegiatan bertajuk Behind The Chef tersebut, koki berusia 58 tahun ini menyajikan pengalaman santap yang merepresentasikan perjalanan rasa dari berbagai daerah di Indonesia melalui enam hidangan khusus selama empat malam acara.
Selain menyajikan hidangan Nusantara, program ini juga menjadi sarana diplomasi budaya sekaligus wadah pembelajaran bagi generasi koki muda Indonesia di tingkat global.
"Kami sangat bersyukur dapat kembali membawa kekayaan rasa Nusantara ke Black Forest," kata Chef Degan.
Misi ini difokuskan untuk memperluas jangkauan keahlian para talenta muda agar siap bersaing dan menimba pengalaman langsung di ruang dapur profesional kelas dunia.
"Tahun ini istimewa karena kami tidak hanya menyajikan hidangan, tetapi juga terus membuka jalan bagi generasi koki muda Indonesia untuk merasakan langsung pengalaman tampil di panggung kuliner internasional sekelas Traube Tonbach," kata Chef Degan.
Untuk mendukung pelaksanaan acara di Jerman, Chef Degan memboyong empat anggota tim dari Jakarta. Tim tersebut terdiri dari Chef Theo (Setyo Widhyarto), Chef Norman Ismail, Chef Mili Hendratno, serta Nike Kurnia yang bertindak sebagai host program.
Chef Theo berperan menerjemahkan bahan lokal dengan teknik memasak modern, sementara Chef Norman memanfaatkan pengalamannya di media untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Chef Mili, pendiri Mil's Kitchen, menghadirkan sentuhan tradisional kontemporer, dan Nike Kurnia mengelola strategi komunikasi serta kolaborasi Behind The Chef (BTC) untuk memperkuat promosi kuliner Indonesia secara berkelanjutan.