USDA Beberkan Cara Tepat Menutup Wadah Makanan saat Dipanaskan di Microwave

Share

Penggunaan microwave memudahkan proses pemanasan hidangan secara praktis. Namun, penataan penutup wadah makanan kerap memicu kekeliruan saat proses pemanasan berlangsung.

Panduan keamanan pangan Departemen Pertanian AS (USDA) menyarankan agar penutup tempat makan tidak dipasang terlalu rapat, seperti dilansir dari Detik Food.

Penutupan wadah secara rapat menahan akumulasi uap panas di dalam kotak makan. Tekanan udara yang tertahan tersebut memicu beberapa risiko keselamatan saat pemanasan.

Uap yang terperangkap berpotensi membuat tutup tempat makan terlepas secara mendadak. Selain itu, letupan uap panas saat wadah dibuka berisiko menimbulkan luka bakar pada kulit.

Tekanan udara tinggi dalam wadah juga dapat merusak atau mengubah bentuk fisik tempat makan yang berbahan lentur.

Aturan Pemanasan Berdasarkan Jenis Makanan

Sajian berkadar air tinggi seperti sup, pasta, dan kari menghasilkan volume uap lebih banyak. Kondisi ini membutuhkan celah udara yang memadai saat dipanaskan.

Membiarkan wadah terbuka penuh juga tidak dianjurkan. Tanpa penutup, kelembapan sajian akan hilang sehingga makanan menjadi kering serta memercikkan sisa makanan ke dinding microwave.

Solusi Aman Memanaskan Makanan

Cara terbaik adalah memasang penutup wadah secara renggang agar sirkulasi uap tetap berjalan. Buka fitur lubang uap pada wadah jika fasilitas tersebut tersedia.

Alternatif lainnya adalah menyisakan sedikit celah di salah satu sudut tutup kotak makan. Penggunaan piring khusus microwave atau penutup pelindung panas juga efektif menjaga kelembapan sajian sekaligus mencegah cipratan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author