Pria Wajib Tahu Cara Pakai Parfum yang Benar Agar Wangi Seharian
Aroma parfum yang cepat menghilang setelah beberapa jam beraktivitas sering kali dikeluhkan oleh banyak pria. Situasi ini biasanya disebabkan oleh teknik penggunaan yang kurang tepat, bukan karena kualitas wewangian yang buruk. Dikutip dari Bola, wewangian kini telah menjadi bagian penting dari penampilan dan identitas diri pria modern.
Ada beberapa langkah mudah yang bisa diterapkan agar keharuman parfum dapat bertahan maksimal sepanjang hari. Kondisi kulit menjadi faktor utama yang menentukan daya tahan molekul keharuman. Cairan parfum yang disemprotkan pada kulit kering akan terserap terlalu cepat sehingga aromanya tidak terpancar secara optimal.
Sebagai solusi, oleskan pelembap tubuh tanpa aroma (unscented) atau minyak tubuh terlebih dahulu sebelum menyemprotkan parfum. Kondisi kulit yang lembap akan mengunci cairan parfum, memperlambat penguapan, dan membuat aromanya lebih awet.
Menargetkan Titik Nadi Tubuh dan Menghindari Gesekan
Menyemprotkan parfum harus diarahkan pada area titik nadi yang strategis seperti pergelangan tangan bagian dalam, leher, belakang telinga, dan lipatan siku. Suhu hangat alami pada area pembuluh darah ini membantu memancarkan wangi ke udara secara berkala.
Kebiasaan menggosok-gosokkan pergelangan tangan setelah menyemprotkan parfum justru harus dihentikan karena merusak molekul aroma atas. Gesekan tersebut memecah struktur wewangian dan menurunkan daya tahannya secara drastis.
Cara penggunaan yang benar adalah dengan menyemprotkan parfum dari jarak ideal sekitar 15 sampai 20 sentimeter dari kulit. Setelah itu, biarkan cairan meresap dan mengering dengan sendirinya agar aromanya berkembang sempurna.
Cara Penyimpanan dan Pemilihan Jenis Parfum yang Tepat
Kualitas formula kimia dan minyak esensial di dalam parfum dapat rusak jika disimpan di tempat yang lembap seperti kamar mandi atau terkena matahari langsung. Botol wewangian sebaiknya diletakkan di tempat sejuk, kering, dan gelap seperti di dalam lemari pakaian.
Pria juga perlu memahami perbedaan jenis wewangian sebelum membeli, yaitu Eau de Toilette (EDT) dan Eau de Parfum (EDP). EDT memiliki konsentrasi minyak wangi 5% hingga 15% dengan daya tahan 3 sampai 5 jam yang cocok untuk aktivitas singkat.
Sementara itu, EDP memiliki konsentrasi minyak wangi lebih tinggi sekitar 15% hingga 20% dengan kekuatan aroma mencapai 6 sampai 8 jam. Varian seperti FFAR Sigma Spirit EDP atau koleksi harian dari FFAR dapat menjadi pilihan bagi yang menginginkan keharuman intens tanpa perlu sering diaplikasikan ulang.