Cara Menyimpan Berbagai Jenis Buah Agar Tetap Segar dan Tahan Lama
Buah-buahan merupakan bahan pangan yang mudah mengalami pembusukan jika tidak disimpan dengan tepat. Menjaga kesegaran buah sangat penting agar tidak cepat rusak dan terbuang sia-sia, seperti dikutip dari Detik Food.
Beberapa buah memerlukan perlakuan khusus dalam penyimpanan. Sebagian buah dapat disimpan di lemari es pada suhu sekitar 4,5 derajat Celsius dalam wadah tertutup agar tahan lama. Sebaiknya, dinginkan buah sebelum dipotong atau dikupas agar kualitasnya tetap terjaga.
Apel menghasilkan gas etilen yang dapat mempercepat pematangan buah lain, sehingga perlu disimpan terpisah dari buah dan sayuran lain. Apel bisa disimpan di atas meja selama satu minggu atau lebih dari satu minggu di lemari es untuk mempertahankan kesegarannya.
Alpukat yang biasanya dijual dalam kondisi setengah matang sebaiknya disimpan di suhu ruang terlebih dahulu agar matang sempurna. Setelah matang, alpukat bisa dipindahkan ke lemari es untuk memperlambat pembusukan.
Pisang yang masih hijau sebaiknya tidak langsung disimpan di lemari es karena proses pematangan akan terhambat. Pisang lebih baik diletakkan di atas meja atau digantung selama proses pematangan agar tidak terjadi pembusukan pada salah satu sisinya.
Buah berry seperti blueberry, blackberry, stroberi, dan raspberry sangat mudah rusak. Untuk menjaga kesegarannya, buah berry harus disimpan dalam kondisi kering dan berada di wadah tertutup. Pastikan buah dicuci sebelum dikonsumsi, bukan saat akan disimpan.
Ceri dan anggur sebaiknya disimpan dalam lemari es dalam kondisi belum dicuci dan ditempatkan di dalam wadah atau kantong plastik kemasan. Baru saat akan dikonsumsi, buah dicuci agar tetap segar lebih lama.