Camat Rancabungur Klarifikasi Video Tukang Cukur soal Pemasangan Bendera
Video seorang tukang cukur di Kabupaten Bogor yang dimarahi karena belum memasang bendera Merah Putih menjadi viral di media sosial. Kejadian itu berlangsung setelah kunjungan Camat Rancabungur, Dita Aprilia, pada Jumat (7/8) di tempat usaha tukang cukur tersebut.
Dita bersama perangkat Kecamatan Rancabungur melakukan sosialisasi pemasangan bendera Merah Putih. Saat itu, Dita mengimbau tukang cukur yang masih muda dan produktif untuk memasang bendera, meskipun stok bendera di daerah tersebut sudah habis karena telah didistribusikan sejak 1 Agustus secara selektif ke beberapa desa.
Dalam video viral tersebut, tukang cukur terus dicecar dengan pertanyaan soal alasan belum memasang bendera dan ucapan "belum merdeka" yang sempat menimbulkan perdebatan dengan seseorang yang disebut Dita sebagai 'teman media' dalam rombongan kecamatan.
Camat Rancabungur, Dita Aprilia, menegaskan bahwa pemasangan bendera Merah Putih adalah simbol nasionalisme dalam bulan kemerdekaan yang diatur sesuai Surat Edaran Bupati Bogor lewat Bakesbangpol. Ia membantah tudingan bahwa pemerintah kecamatan memaksa atau mengintimidasi warga untuk memasang bendera.
"Saya tidak ada niat sedikit pun untuk memaksa, mengintimidasi seseorang memasang bendera," ujar Dita. Ia juga mengklarifikasi bahwa pihak kecamatan tidak meminta tukang cukur membuat video permohonan maaf sambil memegang bendera, melainkan video tersebut dibuat atas permintaan pihak yang mengaku dari media.
Dita menyayangkan cara 'teman media' menegur tukang cukur yang tidak tepat dan terlalu emosional, meskipun orang tersebut tidak diajak resmi oleh pihak kecamatan.
Tukang cukur Nurhidayat atau Kang Abuy membenarkan bahwa tidak ada intimidasi dari pihak kecamatan maupun Satpol PP saat sosialisasi pemasangan bendera. Ia menyatakan bahwa permintaan membuat video klarifikasi dan permohonan maaf datang dari pihak media yang terus merekam dan mengajukan pertanyaan hingga mengganggu saat melayani pelanggan.
"Adapun yang memaksa saya membuat video klarifikasi adalah dari pihak media tersebut," jelas Abuy. Ia juga membantah bahwa pemasangan bendera Merah Putih di depan tempat usahanya dilakukan secara terpaksa, melainkan atas inisiatif sendiri.
Soal ucapan "belum merdeka" yang viral, Abuy menjelaskan maksudnya karena belum tanggal 17 Agustus sebagai hari Kemerdekaan, dan juga menyampaikan makna merdeka dari sisi ekonomi yang menurutnya pribadi belum sepenuhnya merdeka.
"Makna merdeka, ya, dari segi ekonomi sih saya pribadi memang belum merdeka. Masih ngerasa kekurangan lah mungkin. Indonesia udah merdeka, tapi bagi saya, bagi diri saya sendiri itu belum," kata Abuy, dilansir dari Detikcom.