Camat Menteng Ganti Gerobak Pedagang Nasi Uduk Pasca Bentrokan Jalan Tambak
Pemerintah Kecamatan Menteng mengganti gerobak milik pedagang nasi uduk yang rusak akibat bentrokan antarkelompok di kawasan Jalan Menteng Dalam, Jakarta Pusat, Minggu (26/7), sebagaimana dilansir dari HaiBunda. Bantuan ini disiapkan agar korban dapat langsung kembali berjualan tanpa menunggu proses hukum selesai.
Saat ini gerobak yang hancur dalam insiden tersebut masih disita kepolisian sebagai barang bukti. Camat Menteng Nurhelmi Savitri menegaskan bahwa penyerahan bantuan gerobak baru diproyeksikan selesai paling lambat Selasa (28/7) pagi.
"Gerobak pedagang nasi uduk yang dirusak Insya Allah akan segera kami ganti. Karena gerobak tersebut ditarik oleh polisi untuk barang bukti, jadi biar yang bersangkutan bisa dagang lagi," kata Camat Menteng Nurhelmi Savitri.
Menurut catatan pihak kecamatan, kerusakan materiil dari bentrokan tersebut sementara hanya berdampak pada satu unit gerobak pedagang nasi uduk. Penanganan keamanan di lokasi kejadian juga berlangsung cepat berkat koordinasi kilat antara kecamatan dan aparat kepolisian.
"Kami akan mengumpulkan tokoh masyarakat, RT, RW, tokoh pemuda, tokoh agama, Karang Taruna, termasuk pengurus Masjid Jami Matraman untuk berkolaborasi mengimbau warga agar tidak terprovokasi," kata Nurhelmi.
Insiden bentrokan di Jalan Tambak, Pegangsaan, ini bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika dua pengendara sepeda motor menggeber kendaraan di depan lapak pedagang nasi uduk kawasan Jalan Matraman Dalam. Teguran warga atas kebisingan tersebut direspon pelaku dengan membawa lima rekannya untuk merusak gerobak serta menganiaya warga sekitar.
Aksi brutal tersebut memicu perlawanan massa hingga terjadi aksi saling lempar batu dan pembakaran kendaraan yang meluas ke Jalan Tambak. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dengan satu korban berinisial K (23) dinyatakan meninggal dunia dan satu korban lainnya dalam kondisi kritis.