Bunga Tabebuya Bermekaran Hias Jalan Madukoro Semarang
Kawasan pedestrian Jalan Madukoro, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, kini dihiasi bunga Tabebuya yang bermekaran. Pemandangan indah ini menjadikan lokasi tersebut spot favorit warga untuk menikmati suasana sore hari.
Seperti dilansir dari Detik Travel, deretan sepeda motor tampak berjajar di pinggir jalur pejalan kaki dekat Banjir Kanal Barat pada Minggu (16/8/2026) sore. Warga berkumpul menikmati matahari terbenam bersama bermekarannya kembang asal Amerika Selatan tersebut.
Pohon-pohon tersebut mulai berbunga sejak pertengahan Agustus 2026. Kehadiran bunga berwarna kuning, pink, dan putih itu menyulap suasana Jalan Madukoro menyerupai Negeri Sakura.
Seorang warga Semarang Selatan, Dita (30), mengaku terkesan dengan suasana sejuk di lokasi tersebut. Awalnya ia mengira deretan bunga di atas pedestrian merupakan sakura.
"Di sini kalau sore itu adem. Aku nggak nyangka kalau dari jauh kayak bunga Sakura, ya, ternyata Tabebuya. Bagus," kata Dita.
Dita menambahkan, keindahan pedestrian di sepanjang Jalan Madukoro akan makin lengkap jika pengelola menambahkan fasilitas tempat duduk.
"Dari deretan yang ke sana juga banyak yang pink dan putih. Pasti, yang minus kursi aja, sih," ungkap Dita.
Menurut Dita, keberadaan tanaman hias ini berhasil memperindah kawasan perkotaan Semarang. Ia juga menyempatkan diri berswafoto dengan latar belakang bunga yang sedang mekar.
"Kayaknya bagus kalau memperindah kota. Barusan habis foto-foto. Kayaknya iya kalau lebih bersih lagi, kayak di Jepang, kali, ya," ucap Dita.
Kesan serupa disampaikan oleh pemuda setempat, Fian (23). Ia menilai pemandangan bertabur bunga Tabebuya membuat area Jalan Madukoro makin menawan.
"Karena view-nya bagus, kebetulan adem. Ini bunganya lagi bagus," kata Fian.
Fian bahkan mengabadikan momen tersebut dengan merekam video deretan sepeda motor matic miliknya dan rekan-rekannya di bawah pepohonan.
"Soale ini bagus viewnya. Dari Tabebuya-nya yang bikin bagus. Kayak ada Jepangnya," tutur Fian.
Ia berharap keberadaan tanaman cantik tersebut tetap dipertahankan untuk mempercantik sudut kota.
"Ada bunga ini lebih bagus, sih. Bagus juga buat nyenja," kata Fian.