Brantas Abipraya Resmikan Operasional SRT 4 Kabupaten Bandung
Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung di Soreang mulai beroperasi penuh. Hal ini ditandai dengan dibukanya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, dilansir dari Detik Finance.
Sebanyak 560 peserta didik tercatat memulai kegiatan belajar berasrama di kawasan tersebut. Jumlah tersebut mencakup siswa baru serta peserta didik dari Sekolah Rakyat Rintisan.
Pembangunan fasilitas pendidikan inklusif dan modern ini digarap oleh PT Brantas Abipraya (Persero). Proyek ini ditujukan untuk memperluas akses sarana belajar yang layak bagi masyarakat.
Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero) Dian Sovana menjelaskan bahwa peresmian gedung ini merupakan wujud keterlibatan perusahaan dalam agenda strategis nasional bidang pendidikan.
"Kami bersyukur pembangunan SRT 4 Kabupaten Bandung telah selesai dan kini mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Bagi Brantas Abipraya, setiap infrastruktur yang kami bangun harus memberikan manfaat nyata. Sekolah ini diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas sehingga mampu membuka peluang yang lebih besar bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang layak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).
Kompleks pendidikan ini dirancang terpadu dengan sistem asrama. Area sekolah menyediakan jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Fasilitas pendukung lain turut dibangun di dalam kawasan. Infrastruktur tersebut mencakup asrama siswa, rumah susun guru, masjid, ruang makan, kantin, gedung serbaguna, hingga lapangan olahraga mini soccer dan basket.
Dian Sovana menambahkan bahwa ketersediaan sarana belajar memegang peranan krusial untuk membuka kesempatan pendidikan di pelosok daerah. Pihaknya memastikan kualitas fisik bangunan memenuhi standar mutu konstruksi nasional.
"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, kami ingin turut menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan, memperluas akses pendidikan, serta mendukung lahirnya generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing," ungkapnya.
Sebelum MPLS berlangsung, seluruh peserta didik telah menyelesaikan tahapan registrasi. Pembukaan MPLS diresmikan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.
Dalam pidatonya, Dudung menyatakan keberadaan SRT 4 Kabupaten Bandung merupakan penegasan komitmen pemerintah untuk menjamin hak pendidikan setiap warga negara.
Ia menilai kelengkapan sarana di lokasi tersebut membuktikan sinergi lintas sektor dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas.
Rincian siswa terdaftar mencakup 56 anak jenjang SD, 229 siswa tingkat SMP, dan 275 murid jenjang SMA. Seluruh fasilitas pendukung kini telah siap digunakan sepenuhnya untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.