BPIP Umumkan Pembawa Bendera Upacara HUT Ke-81 RI Pagi Hari 17 Agustus

Share

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menetapkan pengumuman nama anggota Paskibraka pembawa bendera Merah Putih beserta pembagian tugasnya pada pagi hari tanggal 17 Agustus 2026. Penetapan pada hari pelaksanaan upacara di Istana Merdeka tersebut dilakukan guna menjaga kesiapan dan mental seluruh petugas, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Minggu (9/8/2026).

Wakil Kepala BPIP Rima Agristina menjelaskan bahwa kebijakan mengumumkan nama petugas pada pagi hari menjelang upacara merupakan tradisi yang sengaja dirancang. Langkah ini bertujuan memupuk semangat serta memicu pengembangan kapasitas seluruh anggota selama masa latihan, tanpa ada yang merasa dikesampingkan.

"Siapa yang tugas pagi, siapa yang tugas sore, itu pada saat tanggal 17 pagi. Nah ini, mengapa menjadi diumumkannya di pagi hari itu salah satu tradisi dan sebetulnya untuk membentuk kesiapan dari semuanya," kata Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Dr Rima Agristina, S H, S E, M M.

Sistem giliran diterapkan sepanjang latihan agar setiap calon Paskibraka memiliki kesempatan menguji coba berbagai peran utama, mulai dari pembawa baki, pembentang, hingga pengibar duplikat bendera pusaka.

"Kalau sudah dari sekarang diumumkan, kamu pasti kamu deh udah latihannya terus. Yang lain nanti tidak memiliki semangat untuk kemudian juga memiliki kompetensi seperti itu. Jadi dalam rangka membangun kompetensi, tapi sebetulnya kami juga sudah mencoba. Jadi dari tadi kan di uji coba siapa, giliran, semuanya," kata Rima Agristina.

Proses penilaian telah berjalan sejak awal masa pemusatan latihan, termasuk saat simulasi gabungan bersama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan unit musik. BPIP rutin menggelar evaluasi harian untuk memantau performa serta tingkat kepercayaan diri para peserta.

"Kita sudah menilai, ini proses penilaian. Karena itu kakak-kakak begitu ada kegiatan latihan gabungan itu kita semua akhir hari ini melakukan evaluasi, 'Oh ini bagus, ini nggak bisa, oh ini gugup, oh ini lebih pede'," kata Rima Agristina.

Evaluasi harian tersebut menjadi acuan utama untuk menyaring figur yang paling siap mengemban tugas di lapangan.

"Nah itulah yang dijadikan kriteria untuk menentukan siapa yang paling bisa melakukan," kata Rima Agristina.

Tahap evaluasi terus berlanjut hingga latihan digelar langsung di area Istana Merdeka. Penilaian di lokasi utama sangat krusial karena perubahan atmosfer tempat dapat memicu rasa gugup bagi para peserta.

"Karena ada saatnya ketika sudah masuk istana, lain lagi suasananya gitu. Mereka lebih nervous ya. Lihat kemegahan gedungnya, lihat penonton yang banyak," kata Rima Agristina.

Faktor ketenangan menjadi indikator penilaian tertinggi karena prosesi pengibaran bendera disaksikan langsung oleh tamu undangan serta jutaan penonton melalui siaran televisi.

"Para pembentang, pembawa baki, pengibar, mereka itu memerlukan ketenangan. Jadi, bukan yang adik-adik yang gugup, yang terpecah perhatiannya karena kamera, yang melihat penonton dan semua tamu undangan. Jadi, yang fokus bisa melaksanakan tugas dengan tenang," kata Rima Agristina.

Persyaratan usia dan jenjang pendidikan diterapkan ketat guna memastikan kesiapan fisik sekaligus kematangan emosional para anggota yang masih berusia remaja.

"Sehingga itu kenapa ada persyaratan usia, ada persyaratan kelas. Karena dibutuhkan bukan saja kemampuan fisik, tapi kematangan juga secara mental. Ini kan tugas nggak sembarangan, mewakili bangsa Indonesia.

Sehingga tadi, bagaimana bisa secara fokus melaksanakan tugas itu. Dan itu tidak mudah, karena adik-adik ini bukan orang dewasa. Mereka masih anak-anak putra-putri, belum punya KTP," kata Rima Agristina.

Rima berpesan kepada seluruh pelajar yang bercita-cita menjadi Paskibraka tingkat pusat agar terus menggembleng diri dan membangun kemandirian demi menjalankan amanah negara.

"Bangun kemandirian, bangun kepercayaan diri. Dengan apa? Belajar, belajar, berlatih, berlatih, berlatih dan mencintai Indonesia. Pasti bisa," kata Rima Agristina.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: BPIP HUT RI Paskibraka
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author