Bootcamp Data Sekunder Bantu Mahasiswa Siapkan Skripsi Lebih Cepat

Share

Banyak mahasiswa mengira lambatnya pengerjaan skripsi disebabkan oleh kemalasan, padahal masalah utama seringkali teknis, yaitu kesulitan mencari sumber data sekunder yang relevan dan terpercaya untuk topik penelitian mereka, dilansir dari Detikcom.

Untuk mengatasi hal ini, sebuah program bootcamp bertajuk Dari Bingung Cari Data ke Siap Analisis dalam 30 Hari diselenggarakan secara daring. Program ini fokus pada tahap awal penelitian, yakni menemukan dan menyusun dataset dari sumber kredibel seperti Badan Pusat Statistik, World Bank, Bursa Efek Indonesia, laporan keuangan perusahaan, portal data pendidikan, hingga Kaggle.

Program berlangsung selama empat sesi kelas live via Zoom, dimulai Kamis, 27 Agustus 2026 hingga 17 September 2026, setiap pukul 19.00-21.30 WIB. Materi mencakup dasar-dasar penelitian data sekunder, teknik pencarian dan pengumpulan data, serta praktik langsung menggunakan software STATA, EViews, dan RStudio, plus pemanfaatan AI Research Tools untuk interpretasi hasil penelitian.

Program ini ditujukan untuk mahasiswa dari jenjang S1 sampai S3, dosen, peneliti, dan praktisi yang ingin meningkatkan kemampuan analisis data kuantitatif. Peserta mendapatkan e-sertifikat nasional 200 JP, e-modul dan rekaman materi seumur hidup, serta akses komunitas riset selamanya.

Program ini berbeda dengan banyak pelatihan statistik yang langsung mengajarkan pengolahan data. Seringkali, masalah utama muncul karena peserta tidak tahu dari mana harus mengambil data. Bootcamp ini mengisi kekosongan tersebut dengan kurikulum yang dimulai dari nol, dimulai dari menentukan variabel penelitian, mencari sumber data yang kredibel, sampai membangun dataset yang siap dianalisis, bukan sekadar kumpulan angka mentah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author