Bocoran Lini iPhone 18 Ungkap Peningkatan Spesifikasi dan Potensi Kenaikan Harga
Rangkaian bocoran terbaru mengenai lini iPhone 18 yang diprediksi meluncur pada September 2026 mengungkap peningkatan spesifikasi besar-besaran, pembatasan fitur kecerdasan buatan, hingga potensi lonjakan harga jual akibat membengkaknya biaya produksi komponen memori global.
Dilansir dari laporan Counterpoint Research melalui Telset.id, biaya material atau bill of materials (BOM) untuk iPhone 18 Pro Max varian 1TB diperkirakan menembus angka lebih dari $800, naik signifikan dibanding iPhone 17 Pro Max yang hanya berbiaya produksi sekitar $500.
Lonjakan tersebut dipicu oleh meroketnya harga chip memori NAND dan RAM 12GB, serta kenaikan biaya teknologi baru pada sistem kamera utama, meskipun biaya panel layar dan beberapa komponen lainnya dilaporkan mengalami sedikit penurunan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah analis memprediksi Apple akan menaikkan harga dasar iPhone 18 Pro Max menjadi $1.399 untuk varian 256GB, sedangkan varian 512GB dan 1TB masing-masing akan dibanderol sebesar $1.649 dan $1.899 demi menutupi margin keuntungan per unit yang semakin mengecil.
Di sektor kecerdasan buatan, Marketeer.com merangkum bahwa Apple akan membedakan kemampuan Apple Intelligence, di mana varian iPhone 18 reguler dikabarkan tidak akan mendapatkan dua fitur Siri berbasis AI terbaru karena keterbatasan kapasitas RAM yang hanya 8 GB.
Dua fitur eksklusif yang memerlukan RAM 12GB dan model AI AFM Core Advanced tersebut adalah Advanced Dictation Preview untuk transkripsi suara langsung yang lebih akurat serta opsi suara Siri yang terdengar lebih ekspresif dan alami.
Meskipun demikian, pengguna varian reguler tetap dapat menikmati peningkatan kompetensi dasar Siri AI seperti pemahaman konteks komunikasi yang lebih baik, percakapan natural, serta integrasi pembaruan sistem kecerdasan buatan di berbagai aplikasi bawaan.
Beralih ke sektor daya, pembor teknologi Digital Chat Station melalui platform Weibo yang dikutip oleh voi.id menyatakan bahwa iPhone 18 Pro Max versi Amerika Serikat akan mengusung baterai berkapasitas 5.391 mAh, sedangkan versi China mencapai 5.567 mAh.
"sedikit" ujar Digital Chat Station saat mengomentari kenaikan biaya pada komponen kamera yang menggunakan teknologi baru.
Pernyataan tersebut merujuk pada analisis komponen awal yang menunjukkan dinamika pergeseran harga material produksi sebelum gawai premium tersebut masuk ke lini manufaktur massal.
Sektor performa dan estetika fisik juga tidak luput dari pembaruan, di mana laporan media teknologi internasional melalui mediata.id memprediksi penggunaan chipset A20 Pro berfabrikasi 2 nanometer yang diklaim jauh lebih efisien dalam mengelola konsumsi daya.
Pembaruan desain juga terlihat pada komponen Face ID yang diposisikan di bawah panel layar, sehingga ukuran interaktif Dynamic Island pada bagian depan perangkat berpotensi menjadi lebih kecil tanpa mengurangi fungsi fundamentalnya.