Bobby Nasution Bantah Arogan Terkait Walk Out dari Paripurna DPRD

Share

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membantah tudingan arogan terkait aksinya yang memilih keluar atau walk out dari rapat paripurna DPRD agenda penandatanganan LPJ APBD 2025. Bantahan tersebut disampaikannya usai rapat paripurna pengesahan LPJ APBD Sumut 2025 pada Kamis (30/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Sikap walk out yang dilakukan Bobby sebelumnya menuai kritik dari Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony. Politikus Partai NasDem tersebut menilai tindakan Bobby mencerminkan sikap arogan yang seharusnya dihentikan dalam forum resmi dewan.

"Itu pandangan partai dan saya sebagai Wakil Ketua Partai NasDem Sumut yang juga pimpinan DPRD tentu menyampaikan pandangan partai, dan besok di paripurna akan ada pandangan fraksi terkait hal yang sama," ucap Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony, Rabu (29/7).

Menanggapi penilaian tersebut, Bobby menegaskan bahwa aksinya pada rapat paripurna Selasa (21/7) dipicu oleh ketidakhadiran anggota dewan hingga tidak mencapai kuorum. Menurut politikus Partai Gerindra ini, kehadiran pihak eksekutif tidak ada gunanya jika persidangan tidak memenuhi syarat kehadiran dua pertiga anggota DPRD.

"Saya rasa nggak arogan ya kenapa, karena gini, rapat ini kan bisa dimulai kalau dari sisi eksekutif ada gubernur karena gubernur yang nandatangani, kalau dari sisi DPRD nya, nanti kalau ada salah Bu tolong dikoreksi, kan itu harus kuorum bahasanya harus hadir 2/3 dari jumlah anggota dewan," kata Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Bobby menambahkan bahwa persidangan tersebut memang tidak bisa dilanjutkan dari segi aturan tata tertib akibat masalah kuorum di internal dewan.

"Yang dipermasalahkan kan bukan kehadiran gubernurnya, yang dipermasalahkan kuorumnya masalah kehadiran anggota DPRD nya, masa saya dibilang arogan, kalau dari satu pihak belum hadir, kami di dalam situ ngapain," ujar Bobby Nasution.

Ia juga menilai tuduhan arogan hanya berlaku apabila dirinya meninggalkan persidangan yang sedang berjalan resmi dan lancar. Karena itu, ia meminta pihak yang menudingnya untuk mempelajari kembali aturan rapat yang berlaku.

"Kecuali berjalan dengan lancar, berjalan dengan baik, berjalan dengan sesuai tatib nya, tiba-tiba saya keluar, itu baru arogan, kalau menurut saya ya, coba suruh belajar lagi lah yang bilang arogan itu," tutur Bobby Nasution.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author