BNPB Siapkan Water Bombing Padamkan Kebakaran Bromo

Share

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan dua unit helikopter pemadam water bombing untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Langkah penanganan melalui udara tersebut diambil karena tim gabungan darat mengalami kendala akibat medan lereng Kaldera Bromo yang didominasi oleh tebing-tebing terjal. Penanganan darurat ini berlandaskan Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Karhutla oleh Pemprov Jatim yang berlaku 26 Mei hingga 6 Oktober 2026, serta Keputusan Bupati Probolinggo hingga 5 Oktober 2026.

Akses bantuan armada helikopter dan teknologi modifikasi cuaca dari pemerintah pusat dapat disalurkan secara efisien melalui ketersediaan status siaga darurat di tingkat daerah tersebut.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan BMKG terkait kemungkinan operasi modifikasi cuaca," ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang sempat dijalankan bersama BMKG dinilai belum membuahkan hasil maksimal. Hal ini mendorong BNPB untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan OMC sebelumnya.

"Sehingga dalam beberapa hari untuk operasi modifikasi cuaca belum bisa diselenggarakan. Mungkin itu," terangnya.

Suharyanto menerangkan bahwa helikopter yang akan dikerahkan mencakup jenis Mi atau Sikorsky sesuai ketersediaan unit. Pengerahan armada ini menyasar titik api terisolasi agar tidak meluas ke area hutan konservasi lainnya.

"Langkah kami berdasarkan informasi dari wilayah, mereka meminta bantuan dari udara, helikopter water bombing. Untuk sementara, kita akan dukung dua unit," ujarnya.

Pelaksanaan OMC mendatang akan terus disesuaikan dengan perubahan kondisi cuaca di lokasi kejadian.

"Selain water bombing, BNPB menyiapkan dukungan OMC yang pelaksanaannya disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca dan kebutuhan di lapangan," kata dia.

Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk mematuhi aturan penutupan sementara kawasan TNBTS demi mendukung puncaknya kewaspadaan musim kemarau dan kelancaran operasi tim gabungan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author