BMKG Tetapkan Sumatera Utara Status Siaga Hujan Lebat 20-21 Juli

Share

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Provinsi Sumatera Utara dalam status Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Senin (20/7/2026) dan Selasa (21/7/2026). Wilayah tersebut menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang menyandang status Siaga selama dua hari berturut-turut. Dilansir dari Kompas.tv, BMKG merilis peringatan dini cuaca yang menunjukkan belasan provinsi lain berada dalam status Waspada atau berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

Lembaga tersebut juga menegaskan bahwa tidak ada wilayah yang masuk dalam tingkat ancaman tertinggi atau status Awas pada periode tersebut. Pada Senin (20/7/2026), terdapat 18 wilayah yang berstatus Waspada hujan sedang hingga lebat, termasuk Aceh, Sumatera Barat, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, hingga beberapa provinsi di Kalimantan dan Sulawesi. Selain itu, peringatan dini angin kencang juga dikeluarkan untuk wilayah Banten, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

Memasuki Selasa (21/7/2026), wilayah berstatus Waspada hujan lebat menyusut menjadi 13 daerah, dengan masuknya Jawa Timur dan Papua Pegunungan dalam daftar. Sementara itu, potensi angin kencang diprediksi meluas ke wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Maluku Utara.

Dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan longsor mengancam wilayah dengan status Siaga seperti Sumatera Utara, yang dapat mengganggu aktivitas harian serta merusak infrastruktur. Untuk wilayah berstatus Waspada, masyarakat diminta mengantisipasi genangan air dan luapan sungai. Masyarakat di daerah terdampak diimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana tersebut. BMKG menyarankan warga memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala melalui situs web resmi atau akun media sosial @infobmkg.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author