BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah
BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat pada Senin, 17 Agustus 2026 di sejumlah wilayah Indonesia, bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Prakiraan itu mencakup potensi pertumbuhan awan hujan yang didukung dinamika atmosfer regional dan lokal.
Menurut BMKG, periode dasarian II Agustus hingga dasarian I September diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, dengan curah hujan secara umum berkisar 0 sampai 150 mm per dasarian.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi hujan secara umum masih terbatas dalam beberapa dasarian ke depan," kata BMKG dalam laman resminya, Senin (17/8).
Meski begitu, BMKG menyebut aktivitas MJO dan Gelombang Kelvin dalam sepekan ke depan berpotensi meningkatkan aktivitas konvektif. Hal itu terutama dapat terjadi pada wilayah yang juga menerima dukungan faktor atmosfer lain seperti konvergensi angin dan labilitas atmosfer lokal.
Menurut BMKG berdasarkan model filter spasial MJO, aktivitas MJO diprediksi berada di sebagian besar wilayah Sumatera serta sebagian wilayah Kalimantan bagian utara dan timur.
Menurut BMKG, Gelombang Kelvin diprakirakan aktif di sebagian besar wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Dalam prakiraan cuaca pada Senin (17/8), BMKG menyebut delapan provinsi di Sumatera, Kalimantan, dan Papua berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat. Wilayah yang diwaspadai meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, serta Papua.
BMKG memprakirakan hujan ringan, serta cuaca berawan hingga berawan tebal di sejumlah kota besar.
BMKG memprediksi daerah perlambatan angin atau konvergensi terbentuk di wilayah Indonesia pada hari tersebut. Kondisi itu dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
Konvergensi diprakirakan terbentuk dari Samudra Hindia barat Aceh hingga Laut Andaman, Jambi hingga Riau bagian timur, Selat Karimata hingga pesisir barat Kalimantan Barat, Laut Banda, Papua Tengah hingga Teluk Cenderawasih, serta Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga timur laut Papua.
Sementara itu, daerah pertemuan angin atau konfluensi diprakirakan terbentuk di Samudra Hindia barat laut Aceh, Laut Andaman, Laut China Selatan, Laut Sulu, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya hingga utara Papua, serta Samudra Pasifik timur Filipina.
Kombinasi kondisi atmosfer tersebut dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi.
BMKG juga menyajikan prakiraan kota besar dengan hujan ringan di Medan, Padang, Bengkulu, Bandar Lampung, Pontianak, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Ambon, Nabire, dan Jayapura.
BMKG memprakirakan kondisi berawan hingga berawan tebal di Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, Tanjung Pinang, Pangkalpinang, sebagian besar wilayah Jawa, Samarinda, Banjarmasin, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, serta Merauke.