BMKG Prediksi Cuaca Jawa Timur Didominasi Berawan pada 28 Juli 2026

Share

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Jawa Timur didominasi cuaca berawan pada Selasa, 28 Juli 2026. BMKG mencatat suhu udara di wilayah Jawa Timur berkisar antara 13 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 46 hingga 99 persen.

Kondisi cuaca berawan ini merata di berbagai kabupaten dan kota sejak pagi hingga malam hari. MASYARAKAT yang beraktivitas di luar ruangan diimbau tetap memantau pembaruan informasi cuaca berkala dari stasiun meteorologi setempat.

Suhu udara terendah di Jawa Timur tercatat berada di Kota Batu yang menyentuh angka 13 derajat Celsius. Wilayah pegunungan tersebut mengalami suhu dingin yang khas pada pertengahan tahun ini.

Wilayah dengan Suhu Terdingin dan Tertinggi

Sementara itu, suhu tertinggi mencapai 32 derajat Celsius. Daerah yang mencatatkan suhu udara maksimum tersebut meliputi Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bojonegoro, Kota Mojokerto, dan Kota Madiun.

Tingginya suhu di beberapa daerah tersebut dibarengi dengan tingkat kelembapan udara minimum sebesar 46 persen.

Daftar Estimasi Suhu dan Kelembapan di Daerah Jatim

Berikut adalah ringkasan parameter cuaca di beberapa kawasan Jawa Timur berdasarkan data rilis BMKG pada 28 Juli 2026:

Data Parameter Cuaca Jawa Timur 28 Juli 2026
Wilayah Suhu Udara (°C) Kelembapan (%) Kondisi Cuaca Utama
Kota Batu 13 – 24 65 – 99 Berawan / Udara Kabur
Kabupaten Jombang 22 – 32 48 – 95 Berawan / Udara Kabur
Kabupaten Nganjuk 22 – 32 47 – 95 Berawan / Udara Kabur
Kabupaten Ngawi 22 – 32 46 – 94 Berawan / Udara Kabur
Kabupaten Bojonegoro 22 – 32 48 – 95 Berawan / Udara Kabur
Kota Mojokerto 23 – 32 47 – 93 Berawan / Udara Kabur
Kota Madiun 22 – 32 46 – 94 Berawan / Udara Kabur
Kabupaten Lumajang 20 – 29 60 – 98 Hujan Ringan

Sebaran Fenomena Kabut dan Potensi Hujan Ringan

Fenomena udara kabur serta kondisi kabut atau asap terdeteksi menyelimuti sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur.

PRAKIRAAN CUACA MINGGUAN JAWA TIMUR 4 – 10 MEI 2026 | TribunJakarta Official

BMKG mengonfirmasi bahwa daerah yang berpotensi mengalami udara kabur atau kabut meliputi Pacitan, Bondowoso, Situbondo, Mojokerto, Kota Malang, Kota Batu, Trenggalek, Malang, Probolinggo, Jombang, Nganjuk, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, dan Kota Madiun.

Potensi Presipitasi Lokal

Pertanyaan warga seperti "apakah ada kabut di jawa timur hari ini" terjawab dengan tingginya kelembapan udara di wilayah pegunungan dan dataran tinggi.

Mengenai potensi presipitasi, intensitas hujan diperkirakan sangat minim di seluruh area Jawa Timur pada tanggal tersebut.

Hujan dengan intensitas ringan diprediksi hanya terjadi di Kabupaten Lumajang. Warga setempat diimbau untuk menyiap perlengkapan antisipasi hujan saat beraktivitas di luar ruangan.

Panduan Warga Pertanyakan Kondisi Cuaca

Pertanyaan masyarakat terkait "bagaimana cuaca di lumajang hari ini" menjadi perhatian khusus karena Lumajang menjadi satu-satunya titik yang berpotensi diguyur hujan ringan.

Sementara bagi masyarakat yang menanyakan "berapa suhu udara di jawa timur sekarang", secara umum variasi suhu berada pada kisaran sedang hingga panas di wilayah daratan rendah.

Langkah Antisipasi Cuaca Berawan dan Suhu Dingin

Untuk menghadapi variasi suhu dingin di kawasan pegunungan dan udara kabur di beberapa kota, warga dapat menerapkan langkah-langkah berikut:

  • Mengenakan pakaian hangat atau jaket saat beraktivitas pagi hari di daerah bersuhu rendah seperti Kota Batu dan Malang.
  • Menggunakan masker bagi pengguna jalan di kawasan yang terdampak udara kabur atau kabut jarak pandang terbatas.
  • Membawa payung atau jas hujan bagi warga yang berada atau akan bepergian ke wilayah Kabupaten Lumajang.
  • Menjaga asupan cairan tubuh untuk mengantisipasi kelembapan udara yang bervariasi di wilayah dataran rendah.

BMKG Juanda terus memperbarui pantauan radar cuaca dan mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi resmi melalui saluran komunikasi BMKG.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author