BMKG Petakan Wilayah Potensi Hujan Lebat Hingga Pekan Depan

Share

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 5 Juli 2026, hingga Selasa, 7 Juli 2026. Kondisi atmosfer yang dinamis memicu potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di tengah periode musim kemarau.

Aktivitas Siklon Tropis Buffy di Samudera Pasifik Utara Papua dan sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Sumatra Barat memicu pertumbuhan awan hujan. Selain itu, pergerakan Gelombang Kelvin serta Gelombang Rossby Ekuatorial turut memperkuat labilitas atmosfer lokal di beberapa titik.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut," kata Prakirawan BMKG, Rizky, dalam keterangan resmi yang dikutip di Jakarta.

Pihak BMKG mengonfirmasi bahwa curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mendominasi wilayah perkotaan besar, sementara status Siaga hujan lebat ditetapkan untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu.

"Kemudian potensi hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Serang, Jakarta, Bandung, Palangkaraya, dan Tanjung Selor," tambah Rizky.

Institusi meteorologi ini juga mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi dampak turunan dari cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas publik.

"Dengan adanya kombinasi berbagai faktor tersebut, hujan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang, meskipun sebagian wilayah secara umum telah memasuki periode musim kemarau," bunyi keterangan tertulis dari laman resmi BMKG.

Wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan rendah di bawah 50 mm per dasarian mencakup sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, hingga Nusa Tenggara Timur.

"Wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan rendah meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, sebagian Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, serta wilayah Banten hingga Nusa Tenggara Timur," kata BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia.

Dampak cuaca ini diproyeksikan meluas ke wilayah Kalimantan dan Sulawesi pada dasarian pertama Juli 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author