BMKG Juanda Petakan 23 Wilayah Jawa Timur Berpotensi Cuaca Ekstrem

Share

Sebanyak 23 wilayah di Jawa Timur mendapatkan peringatan dini dari BMKG Juanda terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi pada periode 22 hingga 24 Juni 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, genangan, hujan intensitas sedang hingga lebat, serta angin kencang.

Daftar wilayah yang masuk dalam peringatan ini meliputi Kota Surabaya, Kabupaten dan Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, serta Kabupaten Jombang. Selain itu, potensi cuaca ekstrem juga mengancam Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Sampang.

Dilansir dari suarasurabaya.net, BMKG menjelaskan bahwa fenomena mendadak di tengah musim kemarau ini dipicu oleh gangguan konvergensi lokal dan suhu muka laut yang hangat di sekitar Jawa Timur antara 26–30 °C sehingga memicu penguapan signifikan. Kondisi atmosfer yang labil serta cukup lembab di lapisan bawah hingga menengah turut mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan lebat disertai petir.

Analisis angin gradien pada ketinggian 3.000 kaki menunjukkan pergerakan dominan dari arah timur dengan pola konvergensi lokal di wilayah Jawa Timur. BMKG memperkirakan intensitas cuaca ekstrem ini akan mulai melemah setelah tiga hari ke depan, namun instansi terkait diimbau tetap bersiaga mengantisipasi dampak lanjutan seperti jalan licin dan berkurangnya jarak pandang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author