BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Beberapa Wilayah RI

Share

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang di beberapa wilayah Indonesia pada periode 4-10 Agustus 2026. Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat pada awal Agustus meliputi Aceh, Sumatra Utara, Jawa Barat, Kalimantan Utara, serta beberapa wilayah di Papua, sedangkan angin kencang diperkirakan terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta Papua. BMKG juga mengingatkan potensi banjir pesisir (rob) yang dipicu oleh fenomena Bulan Perigee dan Bulan Purnama pada pertengahan Agustus, yang dapat meningkatkan ketinggian muka air laut di sejumlah pesisir di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

Prakirawan BMKG, Sastia Fristia, menyampaikan bahwa kondisi cuaca di sejumlah kota besar di Indonesia pada Selasa didominasi cerah berawan hingga berawan tebal, dengan hujan ringan diperkirakan terjadi di beberapa kota seperti Medan, Bandung, dan Ambon.

"Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Tanjung Pinang, Serang, Bandung, Tanjung Selor, Mamuju, Ambon, dan Manokwari," ujar Sastia Fristia, Prakirawan BMKG. Selain itu, BMKG memantau bibit siklon tropis di Laut Filipina bagian utara yang diperkirakan melemah dan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia yang dapat meningkatkan awan hujan di sekitarnya.

BMKG menyebut kondisi kering masih mendominasi dengan indeks Nino 3,4 mencapai +2,45 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -29,2, yang mengindikasikan El Nino kuat berpotensi menguat, sehingga pembentukan awan hujan berkurang di banyak wilayah Indonesia. Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang yang berisiko menyebabkan kerusakan seperti pohon tumbang dan genangan air.

BMKG juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan akibat musim kemarau yang berkepanjangan, serta dampak asap yang berpotensi melintasi wilayah perbatasan seperti dari Kalimantan Barat ke Malaysia. Untuk mengantisipasi, masyarakat diimbau menjaga kecukupan cairan, menghemat air, serta memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: angin kencang BMKG cuaca Hujan
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author