BMKG Catat HTH Katerban Purworejo Capai 80 Hari, Cuaca Jateng 3 Agustus 2026 Masih Didominasi Cerah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori ekstrem panjang di Jawa Tengah mencapai durasi terpanjang 80 hari pada Senin (3/8/2026). Durasi terpanjang tersebut terdeteksi di Pos Hujan RPH Katerban, Kabupaten Purworejo, seiring dengan masih dominannya cuaca cerah hingga berawan di sebagian besar wilayah Jawa Tengah.
Kondisi ini terjadi lantaran musim kemarau telah meluas hingga mencakup 72,8 persen wilayah Indonesia atau setara dengan 509 Zona Musim (ZOM) hingga pertengahan tahun ini. Di tingkat nasional, BMKG memetakan sebanyak 70 titik pengamatan mengalami HTH ekstrem panjang yang terkonsentrasi di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
Peta Sebaran Hari Tanpa Hujan dan Parameter Cuaca Jateng
Secara umum, BMKG membagi HTH ke dalam beberapa tingkatan dampaknya di lapangan. Selain kategori ekstrem panjang, terdapat 1.366 titik pengamatan yang mencatat HTH kategori panjang dengan rentang waktu 21 hingga 30 hari. Sementara itu, 943 titik pengamatan lainnya berada dalam kategori sangat panjang yakni berkisar 31 hingga 60 hari.
Detail Kondisi Atmosfer dan Angin di Jawa Tengah
Prakiraan cuaca per jam untuk wilayah Jawa Tengah pada 3 Agustus 2026 menunjukkan dominasi tutupan awan yang terbilang rendah. Tekanan udara rata-rata tercatat sebesar 760 mmHg dengan pergerakan angin bertiup dari arah barat daya pada kecepatan 3,6 m/s. Adapun tingkat kelembaban udara mencapai 97 persen dengan persentase mendung sekitar 28 persen.
Kondisi atmosfer ini sejalan dengan tren di wilayah tetangga seperti Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Kulon Progo misalnya, cuaca diprakirakan cerah dengan rentang suhu 21 hingga 23 derajat Celsius serta kelembaban berkisar antara 93 hingga 98 persen pada hari yang sama. Fenomena kemarau ekstrem ini juga memunculkan beragam pertanyaan dari warga setempat.
"Masyarakat sering mengajukan pertanyaan seperti 'berapa lama hari tanpa hujan di jawa tengah' saat beraktivitas di luar ruangan. Data menunjukkan Purworejo saat ini memegang durasi terpanjang yakni 80 hari," tulis laporan BMKG dalam pemutakhiran data iklim harian.
Tabel Klasifikasi Hari Tanpa Hujan di Indonesia
| Kategori HTH | Durasi (Hari) | Jumlah Titik Pengamatan |
|---|---|---|
| Panjang | 21 – 30 hari | 1.366 titik |
| Sangat Panjang | 31 – 60 hari | 943 titik |
| Ekstrem Panjang | >60 hari | 70 titik |
Dinamika Atmosfer dan Potensi Hujan Regional
Meskipun sebagian besar daratan Jawa Tengah mengering akibat HTH panjang, BMKG mencatat aktivitas Gelombang Kelvin dan Madden-Julian Oscillation (MJO) masih aktif. Gelombang MJO tersebut mendukung pembentukan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia bagian barat dan utara.
Dampak Bibit Siklon Tropis 92W
Selain aktivitas gelombang atmosfer, BMKG mendeteksi keberadaan Bibit Siklon Tropis 92W yang berlokasi di Laut Filipina, tepatnya di sebelah utara Maluku Utara. Keberadaan sistem ini secara langsung meningkatkan potensi curah hujan di wilayah utara seperti Sulawesi Utara, namun belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan curah hujan di daratan Jawa Tengah.
Beberapa wilayah di Indonesia luar Jawa tercatat masih menerima pasokan hujan lebat dalam dua hari terakhir. Curah hujan tertinggi tercatat di Sumatera Selatan dengan 79 mm per hari, diikuti Aceh sebesar 75 mm per hari, Sumatera Barat 69 mm per hari, Sulawesi Utara 56 mm per hari, dan Kepulauan Riau 55 mm per hari.
Prospek Cuaca Jawa Tengah Sepekan Ke Depan
Untuk sepekan ke depan, BMKG memprakirakan cuaca cerah hingga cerah berawan masih mendominasi mayoritas kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Pertanyaan publik mengenai "kapan musim kemarau di jawa tengah berakhir" menjadi perhatian utama seiring belum adanya indikasi masuknya gelombang hujan berskala besar di wilayah Jawa bagian tengah.
Suhu udara di kisaran wilayah Jawa bagian tengah dan sekitarnya diprediksi berada pada rentang harian 19 hingga 34 derajat Celsius. BMKG mengimbau masyarakat dan sektor pertanian di Jawa Tengah untuk terus memantau pemutakhiran informasi cuaca harian guna mengantisipasi krisis air bersih akibat HTH yang berlanjut.