oleh

Biar Semangat Nyoblos KPPS Bagikan Jamu

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dengan konsep unik di Kota Bandarlampung membagikan jamu untuk menarik perhatian masyarakat agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih meski di tengah pandemi COVID-19.

“Kita sengaja menyediakan jamu bagi warga yang memilih di TPS 005 Kelurahan Bumi Waras, selain untuk menarik minat warga untuk memilih juga membantu meningkatkan imunitas tubuh,” ujar Ketua Panitia KPPS TPS 005 Bumi Waras, Sawitri, di Bandarlampung, Rabu.

Baca Juga  Kabar Bohong Cenderung Mendelegitimasikan Lawan Politik, Zaiful Bokhari: Jangan Mau Dipecahbelah

Ia mengatakan ide pembagian jamu bagi warga usai melakukan pemilihan di TPS merupakan inisiatif sejumlah warga yang berprofesi sebagai tukang jamu keliling.

“Ide didapat dari warga dan panitia yang kebetulan berprofesi sebagai tukang jamu keliling, jadi setelah warga mencoblos kita bagikan jamu untuk diminum di rumah,” katanya.

Menurut dia telah disediakan sebanyak 420 gelas jamu yang siap dibagikan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  Pilkada Jangan Sampai Ada Klaster Baru, Zaiful Bokhari: Yakin Kita Bisa!

“Ada sekitar 420 gelas jamu sesuai dengan jumlah pemilih disini jadi jamu siap kita tuang ke gelas warga, ini buatan enam orang warga kita, diharapkan dapat menjaga imunitas tubuh,” ucapnya.

Hal serupa dikatakan oleh Maryati ,salah seorang warga yang berprofesi sebagai tukang jamu.

“Kami merebus empon-empon seperti jahe, kunyit dan beragam bahan sejak kemarin, lalu kami siapkan untuk warga dimasukkan dalam botol tadi pagi sehingga semua masih hangat, dan tetap higienis untuk dikonsumsi karena proses pembuatan dan pembagian tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Baca Juga  Jangan Lagi Pilkada Dikotori Praktik Politik Uang

Ia menjelaskan sebanyak 420 gelas jamu yang disiapkan bagi warga di TPS 005 Bumi Waras disediakan dari hasil gotong royong warga.

“Untuk biaya kita tanggung bersama saling sumbangan, sebab kami sudah terbiasa membagikan jamu bagi warga di Bandarlampung setiap Jumat selama masa pandemi COVID-19 berlangsung,” ucapnya lagi. (ant/oke)

Baca Juga