Bentrokan di Menteng Rusak Gerobak dan Sebabkan Satu Tewas

Share

Bentrokan antarkelompok terjadi di Jalan Tambak I, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu pagi, menyebabkan satu orang tewas dan kerusakan pada gerobak nasi uduk milik pedagang lokal.

Peristiwa ini bermula ketika seorang pelanggan menegur pengendara motor yang menggeber knalpot berisik, yang kemudian memicu kedatangan rombongan sekitar 10 orang untuk mencari pelaku. Gerobak milik pedagang nasi uduk, Rusdi, menjadi sasaran amarah mereka.

Kaca dan roda gerobak tersebut rusak akibat perusakan, namun Rusdi memastikan tidak ada pelanggan yang terluka karena warung sedang kosong saat kejadian. "Kalau yang makan di saya sih aman, waktu itu lagi enggak ada, lagi kosong. Cuma ini (kaki) kena pecahan doang," kata Rusdi, pedagang nasi uduk.

Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan bentrokan bermula dari perselisihan antara warga dan oknum yang menempati lahan kosong di kawasan tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti perselisihan itu.

"Bahwa sekitar pukul 10.00 pagi tadi, ada terjadi perselisihan antara pihak warga dan pihak oknum-oknum yang kebetulan menempati lahan kosong," ujar Braiel.

Bentrokan menyebabkan sejumlah bangunan dan sepeda motor terbakar. Polisi belum memastikan penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab. "Ada yang sempat terbakar bangunan dan kendaraan. Ini akan kami pastikan lagi dan lakukan pengolahan TKP," tambah Braiel.

Kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan delapan orang terkait insiden tersebut, termasuk dua korban luka yang dibawa ke rumah sakit. Satu korban meninggal dunia setelah dirawat medis.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan keributan dipicu dari gerobak nasi uduk yang diduga tidak dilayani dengan baik dan diikuti penggebekan kendaraan oleh pelaku yang kemudian kembali dengan rombongan untuk merusak gerobak tersebut.

"Jadi ada kelompok dari yang diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya. Kemudian dia pergi, kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk atau sarapan tersebut," ujar Roby.

Kerusuhan berlanjut setelah warga sekitar menyerang tempat berkumpul kelompok tersebut. Massa saling melempar batu dan membawa kayu serta bambu, menyebabkan kerusakan fasilitas di sekitar lokasi.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Bentrokan kriminalitas Menteng
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author