by

Bedah Akar Terorisme!

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin, usai melihat dari dekat lokasi ledakan bom bunuh diri di Gereja Katredal dan korban ledakan di RS Bhayangkara, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (1/4/2021).

“Tiga kejahataan ini tumbuh subur. Setiap hari, kita disajikan satu dari tiga kejahatan ini berselancar di layar kaca. Ini fakta, dan ingat narkoba maupun cyber-terrorism bukan sebatas kejahatan internasional melainkan menjadi kejahatan transnasional,” ungkap Azis Syamsuddin, Jumat (2/4/2021).

Baca Juga  Smartfren dan Erafone Luncurkan Kartu Perdana Smartfren Erafone

Toleransi dan nilai kebangsaan menjadi pondasi yang nantinya tergerus karena masifnya tiga kejahatan ini. Setiap hari, kelompok yang memainkan bisnis haram ini memodifikasi kemasan. “Cirinya mampu mengubah diri dalam memainkan pola kejahatan. Itu poin yang saya cermati,” tegas Azis Syamsuddin.

Gambaran konkrit tiga kejahatan ini, terlihat dengan munculnya kasus penangkapan baik kurir, hingga bandar narkoba. Setiap hari muncul hate speech di media sosial hingga memantik laporan ke pihak berwajib. “Dan paling parah, meluasnya sebaran aksi teror yang menimbulkan korban jiwa dan ketakutan di masyarakat,” ungkap Azis Syamsuddin.

Baca Juga  Bangkitkan Ekonomi Kota Tangearang Dinkes Gelar Vaksin Tahap II Untuk Pedagang Mall Tangcity

Bagi politisi kelahiran 31 Juli 1970 ini, munculnya Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri di berbagai daerah di Indonesia bukan fakta apalagi fenomena baru.

Sindikasi yang terbentuk lewat afiliasi dengan kelompok Jamaah Anshar Daulah (JAD) maupun individu yang tidak mengikat secara struktur, adalah siklus yang begitu mencolok keberadaanya. (oke/as)

Baca Juga  Penangkapan Terduga Teroris Meluas, Azis Syamsuddin: Rangkul Mereka untuk Pulang

Azis Syamsuddin

Baca Juga