Bayern Munchen Pertahankan Michael Olise dari Bidikan Klub Eropa
Manajemen FC Bayern Munchen mengambil langkah strategis untuk mengamankan penyerang sayap mereka, Michael Olise, dengan merencanakan perpanjangan kontrak dan lonjakan gaji signifikan setelah pergelaran Piala Dunia 2026 demi membentenginya dari ketertarikan Paris Saint-Germain dan Real Madrid.
Klub raksasa Jerman tersebut berniat melipatgandakan pendapatan pemain berusia 24 tahun itu menjadi 25 juta euro per musim, yang sekaligus akan menempatkannya ke dalam jajaran pemain bergaji tertinggi di Allianz Arena.
Langkah ini diambil setelah performa memukau sang winger sepanjang musim 2025/2026, di mana ia mencatatkan kontribusi total 53 gol dari 52 pertandingan kompetitif bersama Die Roten, serta tampil impresif bersama Timnas Prancis di Piala Dunia.
Ketertarikan agresif sempat muncul dari pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, yang dilaporkan media Jerman Kicker sangat menginginkan jasa Olise untuk membentuk lini serang mematikan bersama Bradley Barcola, Ousmane Dembele, dan Desire Doue.
Kendati demikian, pihak Bayern Munchen berada dalam posisi yang sangat kuat karena sang pemain masih terikat kontrak jangka panjang hingga Juni 2029 tanpa klausul pelepasan.
Kepala Redaksi Sepak Bola Bild, Christian Falk, memberikan pandangannya mengenai manuver finansial yang disiapkan oleh manajemen klub asal Bavaria tersebut dalam mengamankan sang pemain.
"Michael Olise akan menerima tawaran yang luar biasa begitu ia kembali dari Piala Dunia. Tentunya dengan gaji yang lebih besar, agar ia bisa masuk ke jajaran pemain dengan gaji tertinggi di FC Bayern," kata Christian Falk, Kepala Redaksi Sepak Bola Bild.
Falk juga menambahkan bahwa struktur penggajian di internal raksasa Bundesliga tersebut sangat kompetitif dibandingkan dengan klub-klub elite dunia lainnya.
"Kecuali jika namanya Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, atau Erling Haaland, hanya ada sedikit pemain di dunia sepak bola yang berpenghasilan lebih tinggi daripada para pemain dengan gaji tertinggi di FC Bayern," ujar Christian Falk, Kepala Redaksi Sepak Bola Bild.
Lebih lanjut, ia menilai tantangan utama dalam mempertahankan Olise bukan terletak pada aspek keuangan, melainkan pada ketertarikan emosional sang pemain terhadap prospek kariernya.
"Dari sudut pandang finansial, saya yakin bahwa mencapai kesepakatan bukanlah masalah," kata Christian Falk, Kepala Redaksi Sepak Bola Bild.
Falk memaparkan situasi psikologis yang mungkin dihadapi sang pemain saat harus memilih antara bertahan di Jerman atau berpindah ke Spanyol.
“Pertanyaan utamanya adalah, apakah Olise membayangkan dirinya mengenakan seragam putih Real Madrid yang menarik, ataukah ia memandang seragam merah FC Bayern München dan berpikir: ‘Itulah seragam terbaik yang bisa kubayangkan,’” jelas Christian Falk, Kepala Redaksi Sepak Bola Bild.
Walau isu transfer berkembang liar di media, Falk menegaskan peluang Real Madrid untuk memboyong sang pemain pada jendela transfer musim panas ini sudah tertutup rapat.
"Saat ini, Real Madrid menyadari bahwa tidak ada peluang, bahkan jika mereka menawarkan 300 juta euro. Selain itu, klub Spanyol tersebut bersedia menahan diri jika FC Bayern München memang tidak bersedia melepas Michael Olise," terang Christian Falk, Kepala Redaksi Sepak Bola Bild.
Falk menggarisbawahi bahwa manajemen Bayern memegang kendali penuh atas masa depan Olise, terlepas dari apa pun keinginan sang pemain secara pribadi.
"Dia memiliki kontrak jangka panjang di München. Jadi, tidak ada peluang bagi Olise untuk mendesak apa pun, bahkan jika dia menginginkannya. Namun, kami bahkan belum tahu apakah dia benar-benar ingin pindah," pungkak Christian Falk, Kepala Redaksi Sepak Bola Bild.
Di sisi lain, manajemen Real Madrid secara resmi telah membantah adanya kontak langsung maupun tidak langsung untuk merekrut Olise demi menghormati kesepakatan informal antarpresiden klub guna mencegah perang harga di media.
Presiden Bayern Munchen, Herbert Hainer, dijadwalkan akan berbicara di hadapan 1.200 mahasiswa di Stadion Santiago Bernabeu atas undangan Real Madrid pada 30 Juni 2026, yang sekaligus menegaskan hubungan baik di antara kedua klub raksasa tersebut.